Kreativitas Anak-anak Muda di Blindungan

Karang Taruna Natural Blindungan - Bondowoso

Kreativitas anak-anak muda di kelurahan Blindungan, kecamatan Kota ini patut diacungi jempol. Selain aktif di kegiatan-kegiatan sosial, mereka juga membangun kekuatan ekonomi lewat budidaya ikan lele.

Rintisan usaha yang dikelola oleh pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna banyak mengundang perhatian. Di antaranya dari Dinas Peternakan dan Perikanan serta dari pihak kecamatan. Meski apa yang dirintis mereka baru seumur jagung, namun hasil dari kegiatannya sudah mulai nampak.

Salah satu yang menjadi focus anak-anak muda ini adalah kegiatan sosial. Saat melihat banyak sampah yang berserakan di sekitar lingkungannya, mereka mulai tergerak. Anak-anak muda ini kemudian secara swadaya membersihkan lingkungan di kelurahan dari sampah. Dalam melakukan kegiatan, mereka tak memungut biaya.

Meski begitu, ada banyak kendala yang harus mereka hadapi. Misalnya, tak adanya gerobak sampah membuat kerja mereka lebih berat. Namun hal itu tak membuat mereka putus asa. Dengan seadanya, mereka tatap melanjutkan kegiatan sosial itu.

Namun di sisi lain, mereka juga getol membangun kekuatan ekonomi dari para anggotamu. Salah satunya dengan melakukan budidaya ikan lele. Keseriusan kelompok yang beranggotakan 12 orang ini pun mendapat perhatian dari Dinas Peternakan dan Perikanan.

Melalui program pengembangan usaha mina mandiri perikanan budidaya (PUMM PB) terhadap kelpompok pembudidaya ikan (Pokdakan), mereka mendapatkan bantuan sekitar 12 kolam ikan.

“Dari program Pokdakan ini, kami mendapat pembinaan dar Amtzal Adi Mulyono, selaku petugas penyuluh lapangan (PPL), Aeliyeh Rief Aeni, sebagai pendamping dan Tjatur Sulistyorini, dari Kecamatan selaku pembinanya," kata Yulius Rosidi, pemuda yang ditunjuk menjadi ketua.

Hingga saat ini, budi daya ikan lele di kelurahan Blindungan yang mereka rintis terus mengalami peningkatan. Mereka berharap, dengan adanya bisnis ini, maka anggota kelompok bisa lebih berdaya secara ekonomi.

Tjatur Sulistyorini, selaku petugas yang membidangi karang taruna di kecamatan, mengungkapkan jika pihaknya memang intens memberikan pembinaan. Hal itu dilakukan bersama dengan petugas PPL dan pendamping. Diharapkan, upaya itu bisa mendorong kegiatan positif yang dirintis anak-anak muda di Blindungan tersebut.

"Pembinaan akan terus kami lakukan kepada karang taruna, dan akan terus memberikan semangat sehingga dapat membantu membangkitkan ekonomi bagi warga itu sendiri," ujarnya. Namun disisi yang lain, karang taruna bernama Natural tersebut memang masih perlu banyak dukungan. Misalnya masih belum adanya gerobak sampah yang sangat dibutuhkan mereka.

Semoga saja, dalam waktu dekat ada bantuan gerobak sampah dari BLH agar upaya yang dilakukan oleh sekelompok anak muda ini dapat berjalan dengan baik dan I acar," kata mantan Kasubbag di Dinas Sosial ini.

- Radar Ijen, 04/01/16