NASA Rekam Dahsyatnya Erupsi Gunung Raung
InfoBondowoso.net - Dalam beberapa hari terakhir sejak ditetapkannya status Gunung Raung yang awalnya berstatus waspada dinaikkan menjadi siaga (29/06) terus mengalami peningkatan aktivitas. Abu vulkanik menyebar dan pada Sabtu (11/7/2015), bandara Ngurah Rai ditutup karena abu vulkanik mencapai wilayah ini. Akibatnya, banyak jadwal penerbangan domestik dan internasional dibatalkan akibat semburan debu vulkanik yang terdampak hingga mencapai Pulau Dewata.
Adapun letusan Gunung Raung ini juga sempat terpantau satelit milik NASA. Melalui satelit Aqua miliknya, NASA mengambil beberapa gambar abu vulkanik Gunung Raung. Gambar yang terlihat jelas, yaitu saat NASA menggunakan instrumen Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (Modis) pada satelit tersebut.
Pada gambar tampak terlihat abu dan gas vulkanik yang dimuntahkan Gunung Raung. Gambar instrumen itu memiliki resolusi sekitar 250 meter per piksel. Gambar yang diambil dengan instrumen Satelit Aqua diambil pada 12 Juli 2015.

Sehari sebelumnya, pengambilan gambar melalui Satelit Aqua, NASA juga mengambil gambar erupsi Gunung Raung melalui instrumen Operational Land Imager (OLI) pada Satelit Landsat 8. Ini menghasilkan gambar yang relatif dekat hingga bisa disaksikan kaldera Gunung Raung yang tengah bergejolak. Gambar yang diambil dengan resolusi 25 meter per piksel dari puncak kaldera Raung.
Pengambilan gambar ini dilakukan saat beberapa awan sore hari menutupi Raung dan aliran abu vulkanik yang mengalir ke arah timur serta tenggara gunung tersebut.
Menurut catatan NASA, akibat erupsi tersebut, sekitar 900 penerbangan pesawat dari dan ke Bali terganggu, serta berdampak pada beberapa bandara regional. Menurut catatan Smithsonian Global Valcanism, sepanjang 25 tahun terakhir Gunung Raung telah mengalami erupsi setidaknya 13 kali.
Sumber: nasa.gov, viva.co.id dan tribunnews.com
Adapun letusan Gunung Raung ini juga sempat terpantau satelit milik NASA. Melalui satelit Aqua miliknya, NASA mengambil beberapa gambar abu vulkanik Gunung Raung. Gambar yang terlihat jelas, yaitu saat NASA menggunakan instrumen Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (Modis) pada satelit tersebut.
Pada gambar tampak terlihat abu dan gas vulkanik yang dimuntahkan Gunung Raung. Gambar instrumen itu memiliki resolusi sekitar 250 meter per piksel. Gambar yang diambil dengan instrumen Satelit Aqua diambil pada 12 Juli 2015.

Sehari sebelumnya, pengambilan gambar melalui Satelit Aqua, NASA juga mengambil gambar erupsi Gunung Raung melalui instrumen Operational Land Imager (OLI) pada Satelit Landsat 8. Ini menghasilkan gambar yang relatif dekat hingga bisa disaksikan kaldera Gunung Raung yang tengah bergejolak. Gambar yang diambil dengan resolusi 25 meter per piksel dari puncak kaldera Raung.
Pengambilan gambar ini dilakukan saat beberapa awan sore hari menutupi Raung dan aliran abu vulkanik yang mengalir ke arah timur serta tenggara gunung tersebut.
Menurut catatan NASA, akibat erupsi tersebut, sekitar 900 penerbangan pesawat dari dan ke Bali terganggu, serta berdampak pada beberapa bandara regional. Menurut catatan Smithsonian Global Valcanism, sepanjang 25 tahun terakhir Gunung Raung telah mengalami erupsi setidaknya 13 kali.
Sumber: nasa.gov, viva.co.id dan tribunnews.com