Tahun 2016 Dana Desa Naik Dua Kali Lipat

Tahun 2016 Dana Desa Naik Dua Kali Lipat
Tahun 2016, alokasi dana desa (DD) naik dua kali lipat / pic via konfrontasi.com

BONDOWOSO - Janji pemerintah pusat untuk mengalokasikan dana desa (DD) sebesar Rp 1 M untuk satu desa akhirnya ditepati. Untuk Bondowoso, pada 2016 akan mendapatkan kucuran dana desa sebesar Rp 136 M, sedangkan pada 2015 ini, dana yang diterima Rp 63 M.

Agung, Kabag Pemerintahan Bondowoso mengatakan, setiap desa akan mendapatkan dana sebesar Rp 500 juta hingga Rp 600 juta. "lni memang janji pemerintah untuk mengalokasikan dana desa (DD) sebesar Rp 1 M untuk satu desa," katanya, kemarin (27/12). Namun untuk 2016, kemampuan pemerintah pusat hanya sebesar Rp 136 M dan dana desa itu naik dua kali lipat lebih dibandingkan tahun 2015.

Dana desa menurut Agung diperuntukan membangun desa. Antara lain untuk infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat desa serta membangun BUMDes. "Jadi dana ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk membangun desa," katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi I Bambang Suwito mengatakan untuk dana desa 2016 sudah cair di setiap kabupaten termasuk Bondowoso. "Setiap desa rata-rata mendapatkan dana desa sekitar Rp 545 juta," katanya. Dia berharap, dana desa lebih dimanfaatkan untuk pembangunan desa. "Jangan sampai diselewengkan," katanya.

Oleh sebab itu, Bambang meminta semua kepala desa di Bondowoso untuk transparan dalam penggunaannya dan setiap desa wajib untuk mempertanggungjawabkannya. "Karena ini amanah UU, maka desa wajib untuk mengoptimalkan penggunaan dana desa," katanya.

Selain itu, Bambang sebagai wakil rakyat akan selalu siap mengawasi penggunaan dana itu. "Saya dan teman-teman anggota dewan dan LSM siap untuk mengawasi penggunaan dana desa. Saya berharap, masyarakat semakin berdaya dengan adanya dana ini," terangnya.

- Radar Ijen, 28/12/15