Jalan Menuju Sempol Akan Diperlebar Hingga 15 Meter
SEMPOL - Akses jalan menuju Sempol yang merupakan destinasi wisata unggulan akan diperbaiki. Selain itu, hadirnya investor PT Medco Geothermal Indonesia, anak perusahaan PT Medco Energy Internasional Tbk yang mengeskplorasi energi panas bumi di kawasan Gunung Ijen, Sempol juga menuntut pelebaran jalan.
Rencana pelebaran jalan itu diutarakan Abdurahman, Kabag Umum UPT Pekerjaan Umum dan Bina Marga Jatim di Bondowoso. Menurut dia, akses jalan yang menghubungkan Kawah Ijen atau ke Banyuwangi lewat Sempol adalah kewenangan dari PU Bina Marga Jatim. Hadirnya PT Medco yang akan eksplorasi panas bumi di Kawasan Gunung Ijen atau Kecamatan Sempol, tentu membutuhkan infrastruktur jalan agar proyek tersebut berjalan.
baca juga: Eksplorasi Geothermal dan Dampak Lingkungan di Area Konservasi Ijen
Lebar jalan ke arah Sempol akan menjadi 15 meter dari jalan sebelumnya kurang lebih 6,5 meter. Untuk titik mana saja yang akan dilebarkan secara rinci juga tergantung dengan Medco sendiri. Pelebaran jalan itu dilakukan, karena alat berat dan beragam kendaraan terkait eksplorasi panas bumi mulai berdatangan. "Kalau lebar 6 meter dilewati alat berat itu kurang," paparnya.
Namun dia sendiri masih belum tahu jelas, kapan pelebaran itu dilakukan. "Menunggu dari Medco juga," paparnya. Pelebaran tersebut, tambah dia, melalui dua kementerian. Diantaranya Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Kementrian Kehutanan. Lanjut Abdurahman, Kementrian Kehutanan terkait pembukaan dan pembebasan hutan.
Kepala Sub Bagian Ekonomi Sumber Daya Mineral (ESDM), Bagian Perekonomian Pemkab Bondowoso Eko Purwanto Ichwan mengatakan, eksplorasi panas bumi di Sempol oleh Medco memang ada. Rapat terakhir selasa 8 Desember telah disepakati ada acara sosialisasi eksplorasi panas bumi oleh Medco pada 15 Desember di Sempol.
Terkait kapan mulai eskplorasi, Eko sendiri masih menunggu sosialisasi pada 15 Desember mendatang. Dia mengakui untuk saat ini, yang darurat adalah infrastruktur jalan, sebab alat-alat berat harus masuk ke lokasi eksplorasi. Adanya sosialisasi Medco 15 Desember dan peningkatan infrastruktur jalan juga dibenarkan oleh Harry Patrianto, kepala Dispaporahub. Menurut dia, perbaikan jalan tersebut juga menjadi atensi Pemkab Bondowoso untuk meningkatkan dan memperbaiki akses jalan.
Pelebaran tersebut yang menuju kawasan argopolitan itu dan ada hal positifnya untuk pengembangan pariwisata Bondowoso. Sebab, selama ini Kecamatan Sempol menjadi tujuan utama turis domestic maupun mancanegara. "Di Sempol, ada Kawu (kawah Wurung.Red), Ijen, perkebunan kopi, pemandian air panas, paralayang, dan air terjun," taambahnya. Bukan tidak mungkin adanya eksplorasi panas bumi oleh Medco, jadi wisata edukatif yang mendidik.
Tantangan dalam perawatan jalan menuju Sempol, tambah Abdurahman, adalah system drainase sehingga dalam pelebaran tersebut tak akan melupakan sistem drainase yang baik. Karena jalan yang menghubungkan Sempol, jauh dari penduduk dan masih hutan. Sehingga rumput, longsoran tanah dan terkadang batang pohon sering menganggu jalannya air masuk ke saluran air.
- Radar Ijen, 10/12/15 -
