Gembong Curanmor Wilayah Bondowoso dan Sekitarnya Didor

Gembong  Curanmor Wilayah Bondowoso dan Sekitarnya Didor
Curanmor (Ilustrasi) © Merdeka.com

BONDOWOSO, InfoBondowoso.net - Jajaran Polres Bondowoso berhasil membekuk komplotan Curanmor (pencurian kendaraan bermotor) yang pernah beraksi di 15 TKP (tempat kejadian perkara).

Komplotan Curanmor yang berhasil diamankan ialah Ks alias Fifa (22) warga Maesan Bondowoso, MB (30) warga Sukosari Bondowoso, dan J alias Rosi (42) warga Tlogosari Bondowoso.

Kapolres Bondowoso, AKBP Djadjuli, SIK., MSi. saat melakukan rilis pengungkapan kasus ini, Kamis (11/12/2014) mengungkapkan, komplotan Ks merupakan pelaku spesialis Curat dan Curanmor dalam rumah dimana setiap melakukan aksinya terlebih dahulu masuk rumah dengan cara mencungkil jendela dan mengambil sepeda motor yang ada di dalam rumah dengan merusak kunci kontak menggunakan kunci T.

“Awal mula ungkap kasus ini saat anggota melakukan penyitaan sepeda motor Honda Mega Pro dari tangan J alias Rosi yang selama ini sudah dicurigai. Dari pengakuan J kemudian anggota menangkap Ks yang bertindak selaku pelaku dengan MB,” beber AKBP Djadjuli.

Kapolres Bondowoso mengungkapkan, berdasar hasil pengembangan menunjukkan jika komplotan Ks juga sebagai pelaku Curat dan Curanmor pada 15 TKP. Masing-masing 9 TKP di kawasan Tamanan, 3 TKP di wilayah Maesan, 1 TKP di Grujugan dan 2 TKP di Sukowono.

Dalam penangkapan ini, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa empat sepeda motor. Yakni, Honda Mega Pro bernopol P 6285 DN, Honda Spacy bernopol P 5753 AT, Yamaha Mio bernopol 3210 AS, dan sebuah Honda Mega Pro.

Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa TV LG 29 Inc dan 21 Inc serta plat nomor 8 buah.

"Salah seorang pelaku, Ksn, terpaksa kami tembak kakinya karena sempat mengeluarkan celurit dan akan membacok petugas saat akan ditangkap," kata AKBP Djadhuli, Kamis (11/12/2014).

Kapolres Bondowoso ini mengungkapkan, pelaku memang sudah lama jadi target operasi. Selain itu, saat ini polisi tengah melakukan pengejaran terhadap anggota komplotan lainnya.

"Dari pengakuan sementara, mereka beraksi di 15 TKP di Bondowoso. Saat ini masih terus kami periksa secara intensif untuk pengembangan penyelidikan," tandas mantan Kapolres Aceh Besar ini.


Sumber1 Sumber2