Petani Tebu Bondowoso Terpaksa Jual Gula dengan Harga Murah
![]() |
| SETIA: tebu milik petani tetap digiling ke PG Pradjekan meski harga gula rendah |
Ketua Tim Lelang Gula PG Pradjekan, Khalik mengatakan, petani terpaksa melepas gula miliknya dengan harga Rp 8.025 per kilogram. “Daripada gula tidak laku. Apalagi, petani butuh duit," katanya kepada Jawa Pos Radar Jember.
Khalik juga menyayangkan sikap PTP Nusantara XI yang sampai saat ini tidak mau mencairkan dana talangan tebu sebesar Rp 8.500 per kilogram (sesuai keputusan pemerintah red). "Akibatnya petani di Bondowoso kelimpungan," tambahnya.
Oleh sebab itu, Khalik yang menyuarakan nasib petani tebu Bondowoso itu berharap kondisi pertebuan nasional segera normal kembali. Karena, pemerintah saat ini membuka ketan impor gula.
Menurut Khalik, untuk petani tebu yang berada di wilayah tengah (seperti PG Pajarakan Probolinggo) melelang gula seharga Hp 8.016 per kilogram. Untuk petani di wilayah timur (PG Olean) Rp 8.030 per kilogram, bahkan gula untuk wilayah barat dilelang sebesar Rp 7.095 per kilogram." Ini jauh meleset harga lelangnya." katanya.
Sedangkan gula milik petani tebu Bondowoso yang dilelang oleh Khalik sebanyak 1.988 ton gula. "Terpaksa dijual murah daripada petani tambah merugi," katanya. Informasi Jawa Pos Radar Jember, para petani tebu berharap kondisi tetap kembali normal. Namun, bila kondisi tidak stabil, petani mengancam akan menanam komoditas selain tebu.
- Jawa Pos, 22/10/14 -
