Atlet Tarung Drajat Pelajar Bondowoso Raih Dua Medali di Kejurda Jatim
![]() |
| Dua atlet tarung drajat Bondowoso peraih medali perak dan perunggu dalam Kejurda Tarung Drajat Pelajar Jatim Piala Walikota Surabaya 2014. |
BONDOWOSO, InfoBondowoso.net - Atlet tarung drajat pelajar Bondowoso membuat kejutan pada Kejurda Tarung Drajat Antar Pelajar Jatim Piala Walikota Surabaya 2014. Dalam kejurda tarung drajat yang berlangsung di GOR PLN Ngagel Surabaya pada 18-19 Oktober lalu, atlet tarung drajat pelajar Kota Tape – sebutan Kabupaten Bondowoso - membawa pulang dua medali.
Dua medali yang diraih tersebut adalah perak dan perunggu. Medali perak dipersembahkan atlet tarung drajat pelajar putri Bondowoso, Firda Agustini. Siswi SMPN 1 Wonosari, ini menjadi runner up kelas tarung putri di atas 28 kg kelompok SMP. Dia kalah di partai final dari atlet tarung drajat pelajar asal Surabaya.
Medali perunggu diraih M. Faturrahman Dzaky. Atlet tarung drajat pelajar putra yang tercatat siswa SDN Kota Kulon 1 Bondowoso, ini menempati peringkat tiga kelas tarung putra 28 kg ke bawah kelompok SD. "Keberhasilan meraih dua medali, yaitu perak dan perunggu di kejurda pelajar Piala Walikota Surabaya 2014, ini merupakan kejutan," kata Winarto, Wakil Sekretaris Pengkab Kodrat Bondowoso.
Mengingat, tambah dia, cabang olahraga bela diri tarung drajat di Bondowoso belum lama berdiri. Bahkan, jumlah atlet dan program latihan yang dilakukan Kodrat Bondowoso belum seintensif cabang olahraga prestasi lainnya. "Cabang olahraga beladiri tarung drajat di Bondowoso belum lama berdiri di Bondowoso. Jadi, bisa meraih satu medali perak dan satu medali perunggu di kejurda tarung drajat pelajar Piala Walikota Surabaya 2014 benar-benar kejutan membanggakan," ujarnya.
Dalam kejurda Piala Walikota Surabaya 2014 yang berlangsung dua hari, ini menurut Winarto, Bondowoso menerjunkan lima atlet tarung drajat pelajar. Mereka turun di kelas tarung kelompok SD, SMP, dan SMA.
"Lima atlet tarung drajat Bondowoso yang dikirim ke Piala Walikota Surabaya 2014, itu terdiri empat putra dan satu putri. Jadi, tiga atlet gagal meraih medali," katanya.
Sementara, itu Memed, pelatih tarung drajat Bondowwoso mengaku tidak menyangka sebelumnya atlet pelajar binaannya bisa meraih satu medali perak dan satu perunggu dalam kejurda pelajar Piala Walikota Surabaya 2014.
"Pengurus Kodrat Bondowoso belum lama terbentuk dan atletnya latihan belum sebulan. Jadi, hasil ini sangat mengejutkan dan menggembirakan," katanya.
- Jawa Pos, 22/10/14 -
