Festival Muharram 2014: SMP 7 dan SMA Prajekan Juara Mading 3 Dimensi
BONDOWOSO, InfoBondowoso.net - Kegiatan Festival Muharam 2014 dimeriahkan dengan lomba mading 3 dimensi di GOR Pelita Bondowoso, Selasa siang kemarin (28/10). Tampil sebagai juara satu tingkat SMP adalah SMP Negeri 7 Bondowoso, sedangkan tingkat SMA diraih oleh SMA Negeri Prajekan.
Menurut Seihan S.Ag, anggota tim penilai lomba mading 3 dimensi, ada keunikan yang membuat SMP 7 tampil sebagai juara 1 mengalahkan peserta lainnya. "Mereka membuat mading 3 dimensi dengan mengumpulkan bahan-bahan limbah atau sampah. Tetapi, hasil karyanya sangat unik dan bagus," katanya kepada Jawa Pos Radar Jember.
Selain itu, kata Seihan, isi dari mading SMP Negeri 7 sangat ilmiah. Mereka memajang hasil karya dengan mengambil salah satu surah Al- Anam 99, yang mengupas tentang proses fotosintetis. "Ternyata, para siswa SMP 7 mampu menerjemahkan ayat Quran ke dalam sebuah mading yang sangat bagus," terangnya.
Sedangkan juara tingkat SMA diraih SMA Negeri Prajekan. Mereka menampilkan mading yang sarat akan khas keislaman. Yakni, ada kubah masjid pada mading 3 dimensi. Juga, isi mading sangat ilmiah, yakni mengupas tentang ayat-ayat Quran dalam sebuah tulisan ilmiah.
Sementara itu, dari pengamatan Jawa Pos Radar Jember, para peserta lomba mading 3 dimensi memang banyak yang bagus dan unik. Mereka juga menampilkan teknik dan seni mading 3 dimensi yang membuat kagum pengunjung. Antara lain, mading berbentuk bola bumi, lemari tiga dimensi, kubah masjid, dan lainnya.
Sekda Hidayat, sebagai salah satu penggerak lomba MTQ dan Mading 3 dimensi sangat mengapresiasi peran pelajar Bondowoso. "Ternyata mereka mampu membaca Quran dan menerjemahkan dalam bentuk karya ilmiah yakni membuat madding 3 dimensi," katanya. Namun, dia berharap peran pelajar untuk tidak hanya berhenti pada festival Muharam saja.
- Jawa Pos, 29/10/14 -
Menurut Seihan S.Ag, anggota tim penilai lomba mading 3 dimensi, ada keunikan yang membuat SMP 7 tampil sebagai juara 1 mengalahkan peserta lainnya. "Mereka membuat mading 3 dimensi dengan mengumpulkan bahan-bahan limbah atau sampah. Tetapi, hasil karyanya sangat unik dan bagus," katanya kepada Jawa Pos Radar Jember.
Selain itu, kata Seihan, isi dari mading SMP Negeri 7 sangat ilmiah. Mereka memajang hasil karya dengan mengambil salah satu surah Al- Anam 99, yang mengupas tentang proses fotosintetis. "Ternyata, para siswa SMP 7 mampu menerjemahkan ayat Quran ke dalam sebuah mading yang sangat bagus," terangnya.
Sedangkan juara tingkat SMA diraih SMA Negeri Prajekan. Mereka menampilkan mading yang sarat akan khas keislaman. Yakni, ada kubah masjid pada mading 3 dimensi. Juga, isi mading sangat ilmiah, yakni mengupas tentang ayat-ayat Quran dalam sebuah tulisan ilmiah.
Sementara itu, dari pengamatan Jawa Pos Radar Jember, para peserta lomba mading 3 dimensi memang banyak yang bagus dan unik. Mereka juga menampilkan teknik dan seni mading 3 dimensi yang membuat kagum pengunjung. Antara lain, mading berbentuk bola bumi, lemari tiga dimensi, kubah masjid, dan lainnya.
Sekda Hidayat, sebagai salah satu penggerak lomba MTQ dan Mading 3 dimensi sangat mengapresiasi peran pelajar Bondowoso. "Ternyata mereka mampu membaca Quran dan menerjemahkan dalam bentuk karya ilmiah yakni membuat madding 3 dimensi," katanya. Namun, dia berharap peran pelajar untuk tidak hanya berhenti pada festival Muharam saja.
- Jawa Pos, 29/10/14 -
