Empat Rumah Warga Tangsil Kulon Ludes Terbakar
![]() |
| LOKASI SUMBER API: Dari dapur Jumaati inilah api membakar habis empat rumah di Tangsil Kulon, Tenggarang. |
BONDOWOSO, InfoBondowoso.net - Empat rumah milik warga Desa Tangsil Kulon, Tenggarang, Bondowoso, ludes terbakar, Kamis (16/10). Asal api berawal dari bagian dapur rumah milik Jumaati, 75. Dapur yang masih menggunakan bahan bakar kayu (tumang) itu berfungsi sekaligus sebagai penyimpan kayu bakar. Tak ayal, saat api berkobar di bagian dapur itu akhirnya merembet ke rumah para tetangga dekatnya. Para korban antara lain, Abdus, Saiful, P Jalil, dan Jumaati sendiri.
Ditemui Jawa Pos Radar Jember, Nur, 55, kerabat dari Jumaati mengatakan, saat itu anggota keluarga Jumaati sedang memasak menjelang subuh. Maklum, keluarga Jumaati memiliki toko pracangan sekaligus penjual makanan minuman. "Saat memasak menggunakan kayu bakar itulah ada salah satu kayu bakar yang memercikan bunga api. Lalu, api itu mengenai kayu bakar lainnya yang ada di dalam dapur," katanya, kemarin (18/10).
Ironinya api semakin lama semakin membesar. Selain itu, kondisi di dalam dapur itu dipenuhi asap dan api. "Kami tidak bisa berbuat apa-apa. Karena api semakin membesar," katanya.
Bahkan, dalam waktu sekejap, api melalap habis bagian dapur dan kamar-kamar rumah Jumaati." Rumah kami habis, hanya tersisa bagian depan saja," keluhnya.
Sedangkan rumah tetangga Jumaati yang ada persis bersebelahan dengan dapur, juga terimbas api "Api itu melalap habis tiga rumah tetangga. Karena letaknya yang berdampingan," katanya. Namun begitu, para tetangga terus berupa memadamkan api agar tidak mengenai ke rumah tetanga lainnya. "Semua warga terbangun. Lalu mereka berusaha memadamkan api menggunakan air yang diambil dari sumur masjid dan sumur warga," katanya.
Selain itu, warga meminta bantuan ke BPBD Bondowoso untuk mengirimkan mobil PMK. Setelah datang mobil PMK api bisa dipadamkan. "Api tidak menjalar ke tetangga lainnya. Hanya empat rumah saja yang habis kena api," katanya.
Sementara itu, Hendro, petugas BPBD Bondowoso mengatakan kerugian warga akibat kebakaran mencapai ratusan juta rupiah. "Kebakaran terjadi waktu Subuh," katanya. Selain itu, Hendro mengharapkan kepada warga untuk waspada saat membakar kayu menggunakan tumang. "Karena apinya bisa memercik ke obyek lainnya," katanya.
- Jawa Pos, 19/10/14 -
