Anggaran Untuk Renovasi Pasar Induk Bondowoso Mencapai Rp 20 Miliar
![]() |
| Kondisi Pasar Induk Bondowoso (bagian dalam) pasca kebakaran (foto: FB Hadi Yono) |
BONDOWOSO, InfoBondowoso.net - Pemerintah Bondowoso merencanakan untuk melakukan rehabilitasi total terhadap pasar Induk Bondowoso pasca terjadinya kebakaran beberapa waktu lalu. Kendati begitu, sejauh ini Pemkab masih menunggu kepastian turunnya anggaran yang sudah diajukan ke pusat.
Hal itu diungkapkan oleh Harimas, kepala Diskoperindag Bondowoso usai rapat paripurna di DPRD Bondowoso kemarin. “Kita sudah mengajukan anggaran untuk pembangunan pasar induk," ujarnya kepada sejumlah wartawan kemarin. Besaran anggaran yang dibutuhkan untuk melakukan rehabilitasi mencapai Rp 20 miliar.
Kondisi pasar induk pasca kebakaran memang harus direhabilitasi total. Hal itu karena kerusakan yang terjadi sudah cukup parah. Selain itu, pembangunan kembali pasar induk diharapkan bisa menata ulang para pedagang yang sebelumnya sudah meluber hingga ke luar area pasar.
Sementara itu, lanjut dia, pembangunan kios untuk relokasi sementara bagi para pedagang masih terus dikebut. Hingga kemarin, sekitar 12 deret kios sementara sudah berdiri memanjang dari jalan Teuku Umar hingga bundaran Jalan Veteran.
Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Jember, para pekerja hingga saat ini terus menggarap lantai kios. Lantai kios tersebut akan diplester terlebih dahulu sebelumnya ditempati para pedagang. Seperti diketahui, dalam satu deret kios terdiri dari beberapa lapak berukuran 4x3 meter.
Ada sekitar 392 lapak yang akan disediakan untuk ratusan korban kebakaran pasar induk. Direncanakan, satu lapak berukuran 4x3 meter itu akan dibagi menjadi dua. Sehingga satu lapak nantinya akan menampung dua pedagang.
Pembagian lapak itu nantinya akan melibatkan Ikatan Persaudaraan Pedagang Pasar Induk (IP3I). Lokasi masing-masing pedagang nanti akan ditentukan menggunakan sistem lotre sehingga diharapkan pembagian lebih adil. "Berdasarkan catatan jumlah pedagang, kita pastikan jumlah lapak sementara yang kita sediakan ini mencukupi," ujar Harimas, kepala Diskoperindag Bondowoso.
- Jawa Pos, 21/10/14 -
