Mahasiswa KKN Ikut Menekan Populasi Pernikahan Dini di Kota Tape

Mahasiswa KKN Ikut Menekan Populasi Pernikahan Dini di Kota Tape
(Siswi MTs Manbaul Ulum berpartispasi tolak pernikahan dini, foto: Nola Athira)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 7 Universitas Muhammadiyah Malang melakukan sosialisasi mengenai pencegahan pernikahan dini pada murid kelas 3 MTs Manbaul Ulum Desa Tangsil Wetan, Kecataman Wonosari, Kabupaten Bondowoso pada hari Minggu, 07 Agustus 2016.

Sosisalisasi ini bertujuan untuk membantu menekan populasi pernikahan dini di Indonesia. Ide sosialisasi ini dilakukan karena banyaknya remaja dilingkungan sekitar desa yang telah melakukan pernikahan dibawah umur 18 tahun.

“Kami hanya ingin sedikit berbagi mengenai bahaya pernikahan dini dan pentinganya pendidikan untuk para remaja, terutama anak-anak perempuan. Makanya sasaran kegiatan kami ini adalah murid MTs desa.” Jelas Alissan Meidina selaku penanggung jawab kegiatan sosialisasi pencegahan pernikahan dini dan pentingnya pendidikan, bidang pendidikan KKN kelompok 7 UMM.

Salah satu pemateri pada saat menyampaikan arahan berusaha keras untuk memberikan penjelasan kepada murid MTs Manbaul Ulum agar mereka dapat menjadi anak-anak remaja yang positif, dan kreatif. Serta terhindar dari pernikahan dini dengan cara memberikan penejelasan bahwa pernikahan dini hanya mampu memberikan dampak negatif untuk kehidupan mereka kedepannya.

“Pernikahan dini itu tidak bisa memberikan dampak positif apa pun, jika ada orang tua yang meminta anak nya menikah karena untuk membantu perekonomian keluarga itu tidak benar. Malah pernikahan dini itu merenggut kebahagian anak, merenggut hak seorang anak untuk bermain, belajar, dilindungi, dan mendapatkan pendidikan. Pernikahan dini itu juga bisa membahayakan kesehatan seorang anak perempuan, bahkan bisa membunuh Ibu dan janin yang mereka kandung. Bangsa kiat butuh generasi penerus bangsa yang tumbuh dewasa dengan dapat mengapai mimpi mereka.” Jelas Tri Muhartini salah satu pemateri dikegiatan sosialisasi.

Pada saat sosialisasi, murid diberikan beberapa arahan mengenai bahaya dan cara menghindari pernikahan dini. Mereka sangat antusias dalam mengikuti sosialisasi, arahan yang disampaikan sangat memotivasi adek-adek untuk tidak melakukan pernikahan dini.

“Saya ndak mau kak kalau disuruh nikah dini, masih mau main sama teman, mau sekolah juga kak.” Ujar Amel, salah satu siswi MTs Manbaul Ulum Desa Tangsil Wetan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso.


Dikirim oleh Nama: Tri Muhartini | Email: trimuhartini17@gmail.com | 12 Agustus 2016, Pkl 11:12 pm | InfoBondowoso.NET menerima tulisan informasi seputar Bondowoso (news, essai, artikel, cerpen, info komunitas, kisah inspiratif, kuliner, wisata, etc). Kirim karya tulisan kalian untuk berkontribusi mendukung kabupaten/kota kita tercinta, melalui email: infobondowoso@yahoo.com