Terkendala Anggaran, Tim Basket Putri Bondowoso Gagal Berangkat Porprov Jatim 2015
BONDOWOSO, InfoBondowoso.net - Asa tim bola basket putri Bondowoso untuk berlaga di even dua tahunan pekan olahraga provisnsi (Porprov) 2015 akhirnya kandas. Pasalnya, Pengcab Perbasi Bondowoso hanya mendaftarkan tim bola basket putra di Pra Porprov latim V yang akan digelar di Surabaya 16-22 Maret mendatang.
Joko Wahyudi ketua Perbasi Bondowoso membenarkan jika tim basket putri tidak didaftarkan di Pra Porprov. Hal itu sebenarnya dia sayangkan. Mengingat pembentukan skuad tim basket putri ini sudah berlansung dari Oktober 2014. Persiapan pun sudah dilakukan dengan matang. "Sudah lama persiapannya. Diawali dari proses seleksi pada Oktober tahun lalu. Setelah terbentuk bahkan sudah menjalani pemusatan latihan," ucapnya.
Kendala utama dari gagal berangkatnya tim basket putri itu karena anggaran KONI Bondowoso yang terbatas. Sehingga, hanya tim basket putra saja yang didaftarkan olehnya. Proses pendaftaran tim basket Bondowoso sendiri bahkan terbilang paling akhir yaitu pada 23 Febuari lalu. "Ada delapan kabupaten yang mendaftarkan terkahir, termasuk Bondowoso. Saya juga waktu itu berhadap bisa mendaftarkan yang putri," jelasnya.
Kendati gagal berangkat, namun sampai saat ini para adet basket putri ini masih berkumpul untuk menjalani latihan. Kejadian kali ini menurutnya sama dengan yang terjadi pada Porprov sebelumnya. Dalam even yang digelar di Madiun 2013 itu, pihaknya hanya mendaftarkan pebasket putra saja. Sebenarnya, kata dia, jika pada Porprov kali ini pihaknya berhasil mendaftarkan pebasket putri, hal itu akan menjadi sejarah tersendiri karena akan menjadi yang pertama kali Bondowoso menurunkan tim bola basket putri di ajang Porprov.
Target yang diusung pihaknya adalah lolos ke Pra Porprov dan bisa merasakan atmosfer pertandingan di Porprov 16-23 Juni di Banyuwangi. Karena di Porprov sebelumnya 2013 di Madiun, tim basket Bondowoso tidak lolos Pra Porprov.
Dia berhadap pada saat technical meeting (TM) pada awal Maret di Surabaya nanti, tim bola basket putra Bondowoso masuk poli yang ringan. "Semoga nanti satu poli dengan Jombang, Bangkalan, Situbondo atau tim dari pulau madura," harapnya.
Menurutnya, beberapa tim basket dari kabupaten-kabupaten itu sudah berjumpa dengan tim basket Bondowoso. Dalam beberapa pertemuan itu, timnya sudah pernah memenangi laga. “Pra Porprov 2013 lalu kita nyaris saja lolos, sayang runner up tidak diambil hanya juara grup saja yang lolos," ungkapnya.
Sampai saat ini, kendala dari dulu tak kunjung selesai adalah tidak adanya venue latihan indoor basket di Bondowoso. Ketakutan dia saat pertandingan nanti adalah para pemainnya tidak lekas beradaptasi dengan cepat. Terkait terbatasnya anggaran di KONI itu, dia berharap Pemkab Bondowoso juga perlu memberikan perhatian lebih. Terutama dalam merumuskan angaran terbaik untuk perkembangan dunia olahraga Bondowoso.
- Radar Ijen, 27/02/15 -
