SMAN 2 Bondowoso Konsisten Lahirkan Juara

SMAN 2 Bondowoso Konsisten Lahirkan Juara
Para siswa SMAN 2 Bondowoso berhasil menyabet juara umum dalam OSN Kabupaten beberapa waktu yang lalu

BONDOWOSO, InfoBondowoso.net - SMAN 2 Bondowoso menjadi salah satu sekolah yang selama ini konsisten melahirkan pelajar-pelajar berprestasi. Salah satu kiat yang diterapkan adalah dengan memberikan pembinaan intensif terhadap siswa. Bahkan para siswa yang memiliki minat-minat tertentu, disatukan dalam sebuah ekstrakurikuler khusus.

Salah satu prestasi terkini yang diraih SMAN 2 ketika Olimpiade Sains Nasional (OSN) Kabupaten Bondowoso yang digelar beberapa waktu lalu. dalam event tersebut, sedikitnya 21 pelajar SMAN 2 meraih juara dalam satu hingga tiga. "Kita mengirimkan 45 siswa, dan yang masuk juara 1, 2 atau 3 ada sekitar 21 siswa," ujar Sutikno, kepala SMAN 2 Bondowoso kemarin.

Di OSN tersebut, ada Sembilan kategori yang diperlombakan. Mulai dari mata pelajaran, Fisika, Kimia, Biologi, Kebumian hingga Ekonomi. Bahkan menurutnya, pada kategori tertentu, juara satu hingga juara lima disapu oleh siswa-siswi dari SMAN 2.

Dia menjelaskan, saat menghadapi even-even seperti itu, pihaknya berusaha mempersiapkan siswanya dengan matang. Para siswa sebelumnya mengikuti seleksi di tingkat sekolah terlebih dahulu. Setelah terpilih lima orang, mereka akan mendapatkan latihan khusus di internal sekolah.

Setelah itu. para siswa itu akan mendapatkan tambahan pengetahuan dari dosen yang dibiayai oleh sekolah. Dalam kesempatan tersebut, mereka akan diberikan pembinaan secara intensif. Hasilnya pun ternyata positif. Para siswa itu mampu meraih juara umum dalam OSN kali ini. Hal yang sama sebenarnya juga terjadi pada OSN-OSN sebelumnya di mana SMAN 2 selalu meraih juara umum.

Selain pembinaan menjelang even, pihak sekolah senantiasa memberikan perhatian serius dalam rangka memelihara kompetisi antar siswa di sekolah. Para siswa yang memiliki minat khusus di bidang mata pelajaran tertentu, akan tergabung dalam KPMP yang dijadikan salah satu ekstrakurikuler di sekolah.

"Di sini memang ada pembinaan khusus layaknya ekstrakurikuler yang lain seperti pramuka atau PMR. KPMP ini sudah kita mulai sejak sekitar empat tahun terakhir ini," ujar Sunkno. Pihaknya juga merasa bersyukur karena gairah kompetisi antar siswa di sekolahnya cukup bagus. Hal itu terlihat ketika akan ada even, biasanya banyak siswa yang ikut mendaftar.

Ke depan, kata dia, pihaknya akan berupaya terus untuk meningkatkan prestasi para anak didiknya. Salah satunya melalui beasiswa bagi siswa berprestasi. "Karena setelah kita lihat, banyak siswa dari keluarga tidak mampu yang juga meraih prestasi bagus. Seperti yang terjadi dalam OSN lalu," pungkasnya.


- Radar Ijen, 26/02/15 -