Indahnya Pemandangan Alam Arak-Arak, Namun Minim Fasilitas
WRINGIN, InfoBondowoso.net - Arak-Arak. Nama ini begitu familiar jika menyebut nama Bondowoso. Jika menyebut nama Arak-Arak, ingatan orang akan langsung terluju kepada sebuah kawasan punggungan bukit yang jalannya berkelok-kelok. Letaknya berada di desa Sumber Canting, Wringin yang berbatasan langsung dengan Situbondo.
Jika menuju Bondowoso dari arah Surabaya, Arak-Arak seolah menjadi gerbang pertama. Bagi yang baru melewati daerah ini, biasanya akan langsung terkesan dengan pesona alamnya yang unik.
Salah satu spot terbaik di tempat ini adalah wisata Pemandangan Arak-Arak. Tidak sedikit para pengendara kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat, memilih istirahat sejenak sambil menikmati terasering lahan pertanian di perbukitan dengan background laut Jawa.
Di samping pemandangan indahnya yang sudah familiar, ternyata ada eksotisme lain di tempat ini. Jika menyisir lagi ke sisi timur dari pemandangan, ada air terjun kecil bersusun yang menghadirkan keunikan tersendiri. Selain itu juga ada tebing yang memiliki cerukan di tengahnya layaknya sebuah goa di sisi barat pemandangan tersebut.
"Di sisi barat pemandangan Arak-arak ini kalau sore bagus, bisa lihat sunset. Apalagi ada goa yang biasanya buat foto-foto," ujar Akui Maulana, remaja setempat. Objek wisata pemandangan Arak-Arak ini menurutnya sudah menjadi tempat refresing tersendiri bagi masyarkat desa setempat. "Kalau pagi ya mesti ngopi disini," tambahnya
Sebagai tempat peristirahatan yang nyaman juga diakui juga oleh Rusliana Eka Wati warga Surabaya. Sebelum sampai ke rumahnya di Bondowoso, dia senantiasa menyempatkan istrihat di Pemandangan Arak-Arak. "Enak, adem, tidak ramai dan murah-meriah." katanya.
Besarnya potensi Arak-Arak seharusnya dikemas dengan lebih lagi oleh pemerintah daerah. Pasalnya, terdapat beberapa titik sampah tempat di bibir tebing kawasan pemandangan ini. Tidak sedikit para pengunjung yang memilih menghindar dari tempat tersebut. Selain itu, kelemahan lainnya adalah tidak adanya toilet. Tidak ada air bersih yang tersedia. Jika jumlah pengunjung membeludak bisa jadi kawasan pemandangan Arak-Arak akan berbau tidak sedap.
Musliha, salah satu pedagang di pemandangan Arak-Arak mengaku, air bersih yang ada di kios tersebut berasal dari sumber bukan dari tandon air di tempat ini. "Turun ke bawah, ke sumber air itu kalau mau ambil air," katanya.
Dia sering merasa bingung saat pengunjung bertanya kepadanya tempat buang air kecil atau air besar di pemandangan Arak-Arak. "Ya saya jawab di belakang tandon saja dan saya suruh bawa air satu gelas," pungkasnya. Dia berharap kondisi itu menjadi perhatian tersendiri bagi pemerintah daerah.
- Radar Ijen, 28/02/15 -
