Harga Beras Naik, Komoditi Lain Ngekor
![]() |
| depoknews.com |
BONDOWOSO, InfoBondowoso.net - Begitu harga beras naik, otomatis dibarengi naiknya harga kebutuhan dan komoditi lainnya. Hal ini juga terjadi di Bondowoso.
Suhartono – Kabid Perdagangan di Diskoperindag, membenarkan hal itu. Sejumlah komoditi antara lain; gula pasir, minyak goreng curah, bawang dan cabai juga naik.
“Kenaikan harga beras terjadi di Bondowoso, diikuti harga komoditi semisal minyak goreng Rp 10 ribu jadi Rp 16 ribu. Cabai rawit Rp 13 ribu menjadi Rp 16 ribu, bawang merah dari Rp 12 jadi Rp 15 ribu,” ujar Suhartono, Selasa (24/2).
Menurutnya, kenaikan harga beras di Bondowoso cukup tinggi. Hasil monitoring Diskoperindag di 4 Pasar, terjadi kenaikan hingga 27 %.
Harga beras jenis IR 66 dan IR 36 naik dari Rp 7.500 menjadi Rp 9.000. Sementara beras medium dari Rp 9.500 menjadi Rp 10.000 dan beras super dari Rp 10.300 menjadi Rp 11.000.
Diskoperindag meyakini kenaikan tersebut lebih akibat dari permainan spekulan penimbun beras.
Untuk memastikan itu, pihaknya akan melakukan inspeksi ke pasar perbatasan untuk melihat stok beras. Diskoperindag menjamin stok beras di Bondowoso aman.
Sebagai langkah antisipasi, pihaknya telah melakukan operasi pasar. Operasi pasar itu sudah dilaksanakan sepekan lalu.
Hal itu bertujuan untuk melakukan monitoring terkait kenaikan harga atau penimbunan sembako. Berdasarkan hasil sementara belum ada penimbunan atau kenaikan harga berlebihan.
“Kami sangat berharap oprasi pasar gencar dilakukan mencegah permainan pedagang beras. Belum ada sejarahnya harga beras di Bondowoso di atas Rp 10. 000. Kami dukung tindakan tegas petugas jika mendapati pedagang nakal,” harap warga.
