Pasangan Homo Tewas Diduga Karena Terjangkit AIDS

Pasangan Homo Tewas Diduga Karena Terjangkit AIDS

BONDOWOSO, InfoBondowoso.net - Salah seorang pria yang diduga kuat terinfeksi virus HIV/AIDS meninggal dunia belum lama ini. Bahkan, pria yang diperkirakan berusia 30-an tahun itu, tertular HlV/AIDS karena berperilaku menyimpang, yakni homoseks. Namun, pasangan homoseksnya masih hidup hingga saat ini.

Hal itu diungkapkan sebuah sumber di salah satu Puskesmas Bondowoso yang pernah merawat pasien itu. "Pasien itu mengaku homoseks. Namun, salah seorang dari mereka sudah meninggal dunia belum lama ini," katanya kepada Jawa Pos Radar Jember, Minggu kemarin (23/11). Sumber tersebut menambahkan bahwa pasangan homoseks tersebut masih berusia produktif. "Mereka berusia sekitar 30- an tahun," katanya.

Oleh sebab itu, sumber yang pernah merawat pasien berharap agar menjauhi perilaku seks menyimpang, agar tidak tertular virus membahayakan. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso, dr M lmron mengatakan, pihaknya secara rutin mendapatkan laporan jumlah penderita HIV/AIDS.

Namun, dia merasa kaget saat melihat laporan dari Dinkes Provinsi Jatim jumlah penderita HIV/AIDS di Bondowoso hingga November ini mencapai 70 penderita. "Saya sempat kaget juga laporan dari provinsi sebesar itu," katanya.

Namun begitu, kata lmron, jumlah penderita HIV/AIDS di tetangga Bondowoso, jauh lebih besar, "Jumlah HIV/AIDS juga mengalami trend kenaikan signifikan," ujarnya. Oleh sebab itu, dr lmron berharap kepada warga Bondowoso untuk hidup atau berperilaku yang sehat dan sesuai norma agama dan adat istiadat. "Karena penularan HIV/AIDS didominasi oleh seks yang menyimpang atau suka ganti-ganti pasangan," katanya.

Kadinkes Bondowoso ini terus melakukan sosialisasi pencegahan penyakit HIV/AIDS ke sekolah-sekolah dan ke masyarakat. "Tujuannya, agar warga Bondowoso terhindar dari penyakit yang tidak ada obatnya itu," ujarnya.

Bahkan, sekolah-sekolah seperti SMA Tenggarang secara aktif melakukan gerakan untuk menjauhi narkoba. Karena salah satu penularan virus HIV/AIDS dari narkoba. Dia juga mendukung sekolah-sekolah yang punya gerakan pencegahan narkoba.


- Jawa Pos, 26/11/14 -