Jepang Tertarik Kopi Arabika Ijen Raung
![]() |
| Pengusaha asal Jepang bertemu jajaran Pemkab Bondowoso untuk menjajaki pembelian kopi Arabika Ijen Raung. |
BONDOWOSO, InfoBondowoso.net - Pengusaha kopi asal Jepang datang ke Bondowoso. Mereka ingin membeli kopi arabika Ijen Raung Cofee yang diproduksi oleh masyarakat Sumberwringin.
Namun, pengusaha Jepang menginginkan taste kopi yang bakal dibeli nanti tidak memiliki rasa masam (kecut) karena rasa itu yang paling tidak disukai masyarakat Jepang. Kopi arabika yang dinilai cocok untuk pasar Jepang adalah kopi yang diproduksi oleh masyarakat Desa Pedati, Sumberwringin.
Ambar Pertiwiningrum, direktur Pusat Kajian Pembangunan Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) sekaligus penerjemah buyer asal Jepang mengatakan, pengusaha Jepang sebenarnya cocok dengan kopi arabika Ijen Raung. Namun, pengusaha Jepang menilai rasa kopi Ijen Raung masih ada rasa masamnya. "Mereka ingin rasa masamnya dihilangkan," katanya.
Pengusaha Jepang, lanjut dia, menilai rasa masam itu muncul dari teknik sangrai yang kurang tepat. Sebab itu, buyer asal Jepang siap mengajari cara menyangrai yang benar untuk menghilangkan rasa masam. "Nantinya, buyer Jepang akan membeli kopi Ijen Raung dalam jumlah besar," ungkapnya.
Masyarakat Jepang, kata Ambar, sempat merasakan kopi Ijen Raung yang pas di lidah orang Jepang. Yakni, kopi Ijen Raung yang ditanam oleh masyarakat yang tinggal di Desa Pedati. "Ternyata, Pedati yang punya ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut itu menghasilkan kopi yang pas dengan selera Jepang," katanya.
Para pengusaha Jepang itu sempat ditemui jajaran Pemkab Bondowoso di Pendapa Bupati. Mereka adalah Kadishutbun Ir Matsakur, Kadisperta Ir Hindarto, Kadis Peternakan Dwi, Asisten I Misnadi, serta anggota dewan asal PKB Nurul Efendi. Para pejabat itu mengapresiasi kedatangan pengusaha Jepang. "Ternyata kopi Bondowoso sudah mendunia. Banyak pembeli asal luar negeri yang berniat membeli kopi Bondowoso," kata Matsakur.
Sebab itu, dia berharap petani asal Bondowoso bisa menjaga kualitas kopi Ijen Raung. "Apalagi orang Jepang ingin kopi yang punya taste tidak ada masamnya. Ini harus dibuat terobosan untuk menghilangkan rasa kecutnya, khususnya metode penyangraian," katanya.
- Jawa Pos, 26/10/14 -
