Harga Ekspor Kopi Arabika Tembus Rp 40 Ribu per Kilogram

Harga Ekspor Kopi Arabika Tembus Rp 40 Ribu

BONDOWOSO, InfoBondowoso.net - Para pekebun kopi rakyat di kawasan Sumber Wringin tahun ini bisa tersenyum lega. Hal itu menyusul tingginya harga ekspor kopi yang mencapai Rp 40 ribu per kilogram. Harga tersebut mengalami peningkatan dibanding dengan harga ekspor pada tahun lalu.

Ketua Asosiasi Petani Kopi Indonesia (APKI) Bondowoso, Bambang Sriono menjelaskan, pada 2013 harga kopi di pasar internasional relatif murah. Berkisar antara Rp 27 hingga Rp 30 ribu per kilogram. Namun menurutnya, pada tahun ini harga kopi dunia mengalami peningkatan yang cukup menggembirakan.

Pada 2014 ini, harga kopi melambung dan bisa mencapai Rp 35 ribu hingga Rp 40 ribu per kilogram. Harga tersebut untuk jenis Arabika yang memang menjadi andalan pekebun kopi Bondowoso. Sedangkan harga kopi jenis Robusta yang pada tahun lalu berkisar Rp 17 ribu per kilogram meningkat hingga mencapai Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu per kilogram.

Dia menjelaskan, harga jual kopi di Pasar Internasional ditentukan oleh pergerakan harga kopi di New York, AS dan London Belanda. Kalau harga kopi arabika di New York tinggi, maka kopi asal Bondowoso juga ikut naik. “Sementara jika kopi Robusta di London naik akan membawa berkah pada petani kopi Bondowoso," ungkapnya.

Seperti diketahui, Bondowoso telah berhasil mengekspor kopi ke mancanegara dalam beberapa tahun terakhir ini. Tingginya harga ekspor kopi tersebut membuat petani kopi di Bondowoso menikmati hasil yang menggembirakan. Matsakur, kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Dishutbun) Kabupaten Bondowoso menjelaskan, tahun 2014 produksi kopi asal Kabupaten Bondowoso mengalami peningkatan. Kenaikan produksi itu terjadi pada jenis Arabika maupun Robusta.

"Dibanding tahun 2013, tahun ini produksi kopi di Bondowoso, baik jenis Arabika maupun Robusta mengalami peningkatan yang cukup signifikan," ujarnya.


- Jawa Pos, 24/10/14 -