Pedagang Korban Kebakaran Bangun Lapak Seadanya

Pedagang Korban Kebakaran Bangun Lapak Seadanya
BANGKIT: Pedagang mulai bangun lapak sederhana untuk memenuhi kebutuhan hidup.

BONDOWOSO, InfoBondowoso.NET - Para pedagang korban kebakaran pasar induk Bondowoso, mulai melupakan kegalauannya. Meski mengalami kerugian hingga puluhan miliar rupiah, sebagian dari mereka mulai membangun lapak sederhana di depan pasar induk.

H Misbah, 70, salah seorang pemilik toko di dalam Pasar Induk Bondowoso, mengaku mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Apalagi, dia baru saja kulakan barang dagangan seperti bawang putih, bawang merah, serta barang dagangannya lainnya. "Saya rugi besar dengan kebakaran itu. Toko saya ludes," katanya kepada Jawa Pos Radar Jember, Senin kemarin (15/9).

Namun dia tidak ingin berlama-lama hidup susah, dan bertekad keluar dari keterpurukan ini. Kemarin, dia menyuruh tukang untuk membangun lapak sederhana di depan pasar. "Saya ingin jualan sayur lagi untuk menutupi kebutuhan hidup," katanya. Dengan sisa tabungan yang ada, Misbah mengajak anaknya, untuk membantu berjualan di depan pasar.

Hal serupa diungkapkan Yuyun, 40, pedagang sayur. Tokonya habis dan menderita kerugian sekitar Rp 400 juta," katanya. Namun, dia tidak ingin menyesali nasibnya. "Saya mendirikan lapak sederhana Saya mau jualan lagi," katanya.

Sementara itu, Khoir, 40, warga Blindungan, yang juga mengalami kerugian karena tokonya terbakar, mengatakan ia rugi hampir Rp 500 juta. Beberapa hari sebelum kebakaran, ia kulakan baju dan barang lainnya. "Saya kulakan habis ratusan juta. Kini, semuanya habis terbakar," katanya. Khoir yang meminjam uang di bank di Bondowoso, mengaku pusing. "Karena kredit saya besar. Saya sangat kesulitan untuk mengembalikan uang kredit ke bank," katanya.


- Jawa Pos, 16/09/14 -