LPPNU Bondowoso Gandeng Puslit Kopi dan Kakao Jember
![]() |
| Peserta pelatihan dari desa Sumberagung, Kecamatan Sumberwringin, tampak semangat mengikuti pelatihan budidaya dan pengolahan kopi di Puslit Kopi dan Kakao Jember. |
JEMBER, InfoBondowoso.NET - Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Bondowoso melakukan terobosan cerdas dalam membina petani kopi. Caranya menggandeng Puslit Kopi dan Kakao Jember untuk melatih petani kopi Desa Sumberagung, Kecamatan Sumberwringin Bondowoso.
Kecamatan Sumberwringin merupakan sentra perkebunan kopi rakyat di kawasan lereng pegunungan Ijen dan Raung. Hasil olahannya telah mendapatkan pengakuan citarasa khas (Indikasi Geografis/IG) dari Dirjen Hak Kekayaan Intelektual. Kekhasan cita rasa kopi kawasan ini karena struktur dan kesuburan tanah, suhu maupun cuaca perkebunan rakyat yang umumnya menempati kawasan yang cukup tinggi. Dirjen HKI mengategorikan olahan kopi dari kawasan pegunungan Ijen Raung ke dalam jajaran kopi specialty menurut standar Specialty Coffee Association of America dengan cita rasa spesifik rasa manis (sweetnes) dan pedas (spicy) yang sangat kuat.
Menyadari potensi tersebut, LPPNU melakukan pendampingan kepada petani dan pekebun kopi di kawasan di Sumberwringin dengan menggandeng Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) dan Pusat Penelitian (Puslit) Kopi dan Kakao Jember. “Kita ingin prestasi dan ke-khas-an citarasa kopi kawasan ini dipertahankan. Bahkan, dalam rangka itu kita membina kelompok tani pembudaya kopi dengan menggandeng pihak Puslit Kakao Jember,” kata H Hindarto SP MSi, ketua LPPNU Bondowoso. Pelatihan budi daya dan pengolahan kopi dilaksanakan di Puslit Kopi dan Kakao Jember 25-29 Agustus 2014.
Kementerian PDT yang diwakili oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Jamil Budiono mengatakan bahwa KPDT akan terus concern terhadap pengembangan produk unggulan di daerah tertinggal. Pelatihan selama 5 hari itu diisi instruktur yang kompeten dari Puslit Jember dengan materi: Pengenalan bahan tanaman unggul kopi, syarat tumbuh kopi konservasi lahan-perawatan, pengendalian OPT kopi, pengenalan alat mesin pengolahan hulu dan hilir kopi, latihan uji citarasa dasar (arabika, robusta, liberica) dan kunjungan (field trip) ke perkebunan kopi rakyat di Sumberwringin, Bondowoso.
Untuk pembinaan lebih lanjut LPPNU Bondowoso juga akan bekerja sama dengan Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Bondowoso.
- Jawa Pos, 03/09/14 -
