Kisah Pilu Aisyah TKW Asal Bondowoso Dibuang Majikan

TKW Asal Bondowoso

Lagi, nasib pilu Tenaga Kerja Wanita ( TKW ) yang mengadu nasib di Arab Saudi memang seakan tak ada habisnya, kali ini menimpa Aisyah binti Sidik TKW asal Bondowoso, Jawa Timur. Dalam video berdurasi 11 menit 14 detik, Aisyah di wawancari oleh sesama Warga Negara Indonesia dan di share ke jejaring sosial facebook.

Dalam video itu, Aisyah mengaku datang ke Arab Saudi pada tanggal 01 juli 2007 dan bekerja di Riyadh dengan nama majikan Muhammad Ahwad Hadi Al Ghasim. Semenjak bekerja di majikanya Aisyah mengaku sering mendapat perlakuan kasar, ketika sudah 4 bulan bekerja, ia mencoba meminta gajih, namun alih-alih mendaptkan haknya, ia malah mendapat perlakuan kasar dari sang majikan, Aisyah pun mencoba berontak dengan tidak bekerja dan meminta di bawa ke maktab ( kantor ) perwakilan Indonesia, namun ketika di bawa ke maktab tersebut, bukanya mendapat perlindungan, Aisyah malah dinasehati oleh petugas perwakilan kantor tersebut untuk tidak keras kepala dan menuruti kehendak majikan.

Penderitaan Aisyah pun tak sampai disitu saja, ketika dirinya sudah satu tahun bekerja, ia mencoba meminta kembali gajihnya, namun naas yang di alami Aisyah, perlakuan biadab sang majikan kembali dilakukan, Aisyah dipukuli dan di sekap di kamar mandi selama enam bulan dan hanya diberi makan dua hari satu kali.

Selama di sekap, Aisyah hanya bisa menagis dan merengek meminta untuk di pulangkan ke tanah air. Ketika Aisyah dikeluarkan dari sekapan, ia dibawa oleh majikan ke suatu tempat, pikir Aisyah , ia akan dibawa ke KBRI, namun ditengah jalan ia di suruh turun dan di tinggalkan keleleran di tengah jalan.

Ditengah kebingunganya, Aisyah pun akhirnya di tolong warga Saudi dan lantas dipekerjakan di Saudaranya, meski hanya di bayar 600 riyal, Aisyah pun terpaksa menjalaninya demi sebuah cita-cita untuk mencukupi kebutuhan keluarganya di Indonesia. Dalam video tersebut Aisyah menceritakan dengan tangisan pilu, ia berpikir pergi ke Arab Saudi dengan harapan untuk membahagiakan suami dan anak-anaknya, namun nasib malang menimpanya, bukanya senang, ia malah menderita selama bekerja di Arab Saudi.

Dalam penelusuran, Liputan BMI mencoba menghubungi Asep Mulyadi salah satu pengurus Aktivis Buruh Migran Indonesia Saudi Arabia ( BMI-SA ) cabang Riyadh untuk menanyakan perihal keberadaan Aisyah dan yang mengupload video tersebut. Asep mengaku BMI-SA cabang Riyadh belum mendapat laporan mengenai video tersebut, bahkan pihak BMI-SA sudah berusaha meghubungi via inbok facebook yang mengupload video tersebut, namun belum ada jawaban.

"Pihak BMI-SA sudah menerjunkan para anggotanya untuk mencari keberadaan Aisyah, jika berhasil diketemukan, kami siap membantu Aisyah dan akan membawanya ke KBRI Riyadh agar majikan yang sudah menganiaya Aisyah di proses secara hukum dan membayar gajih selama Aisyah bekerja, " tandas Asep Mulyadi.

Berikut video Aisyah binti Sidik: Kisah Pilu Aisyah TKW Asal Bondowoso Dibuang Majikan


Sumber