Warga Dua Desa Gelar Simulasi Meletusnya Gunung Ijen

Panorama matahari terbit yang cantik di Gunung Ijen/ awalinfo.blogspot.com


BONDOWOSO, InfoBondowoso.NET - Ratusan warga dari dua desa di lereng Gunung Ijen terlibat dalam simulasi penanggulangan bencana yang digelar di desa setempat, Kamis (6/3/2013).

Kedua desa itu yakni Desa Sumber Rejo dan Kaligedang. Keduanya berada di Kecamatan Sempol, yang memang hanya berjarak sekitar 8 km dari Gunung Ijen yang kini berstatus Waspada (level II).

Pantauan wartawan, selain melibatkan warga sekitar, dalam simulasi yang dilaksanakan selama dua hari berturut-turut itu juga diikuti anggota TNI, Orari/Rapi, PMI, Tagana, serta relawan lainnya.

Dalam simulasi bencana yang digagas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso itu diskenariokan bahwa Gunung Ijen yang sudah berstatus Siaga mendadak naik status menjadi Awas. Peningkatan status itu kemudian diikuti aktivitas berupa limpasan air kawah.

Air limpasan kawah itu akhirnya menerjang dua desa tersebut. Warga dua desa yang sebelumnya sudah diberi peringatan itu akhirnya berhasil diungsikan ke lokasi aman.

Kepala BPBD Bondowoso Harry Patriantono, memaparkan jika dalam simulasi tersebut pihaknya memang sengaja melibatkan masyarakat di dua desa itu. Sebab, dua desa di Kecamatan Sempol tersebut memang masuk dalam peta terdampak Gunung Ijen.

"Sehingga, ketika terjadi bencana yang sesungguhnya, masyarakat sudah siap dan tahu apa yang harus dikerjakan" imbuh Harry.

Bukan hanya itu. Berdasarkan peta terdampak yang diterbitkan PVMBG, Kecamatan Sempol merupakan wilayah yang diapit oleh dua gunung berapi, yakni Gunung Ijen dan Gunung Raung yang saat ini sama-sama berstatus Waspada.

"Ke depan, simulasi semacam ini akan digelar secara rutin tiap tahun. Tentu saja agar masyarakat lebih siap dalam mengahadapi situasi darurat bencana," pungkas Harry