Warga Desa Tumpeng Banyak Gantungkan Hidup dari Sungai

Warga Desa Tumpeng Gantungkan Hidup dari Sungai

WONOSARI, InfoBondowoso.NET - Puluhan warga di Desa Tumpeng Kecamatan Wonosari Bondowoso menggantungkan hidupnya dari Sungai Wonosroyo. Selain menjadi pemecah batu, mereka juga ada yang sehari-hari mengangkat pasir dari dasar sungai ke daratan. Meski penghasilan mereka pas-pasan dan dengan peralatan seadanya, mereka bertahun-tahun bertahan dari pekerjaannya tersebut.

Untuk bisa menghasilkan satu pikap, dibutuhkan waktu sekitar tiga sampai lima hari. Harga satu pikap koral berkisar Rp 125-150 ribu. “Kalau dilihat hasilnya mungkin memang tidak sebanding. Tapi ya ini yang bisa kami kerjakan,” ujar Hasyim, 65, salah seorang pemecah batu.

Selain diambil batunya, aliran Sungai Sampean Baru ini juga dimanfaatkan pasirnya. Puluhan warga sekitar menambang pasir di sungai tersebut. Untuk penjualan, memang para pemecah batu maupun penambang pasir hanya menunggu pembeli yang langsung datang ke lokasi.


Jawa Pos (03/03/14)