Diisukan Punya Ilmu Santet, Pasutri Asal Wringin Disumpah Pocong

Diisukan Punya Ilmu Santet, Pasutri Asal Wringin Disumpah Pocong

BONDOWOSO, InfoBondowoso.NET - Pasangan suami istri (pasutri) bernama Ahmar, 63, dan Hanifati, 50, warga Desa/Kecamatan Wringin ini memilih untuk melakukan sumpah pocong. Pasalnya, mereka tak terima lantaran diisukan oleh warga memiliki ilmu santet.

Gelar sumpah pocong itu dilakukan sekitar pukul 13. 00 kemarin, di Masjid At -Taqwa, dengan disaksikan muspika setempat. Sumpah pocong yang digelar di dalam masjid usai salat Jumat itu menarik perhatian ribuan warga sekitar. Selain jamaah masjid, ibu-ibu yang tinggal tak jauh dari masjid juga ikut membanjiri halaman masjid.

Setelah semua jajaran muspika siap dan lengkap, maka acara angkat sumpah pocong bagi pasutri yang biasa dipanggil Pak Sun dan Buk Sun itu pun digelar. Disaksikan ribuan warga, pasutri ini dibungkus kain kafan untuk menjalani ritual sakral itu.

Pengambilan sumpah dilakukan oleh Muhlis Hasan dan pengukuhnya adalah KH Nuh, kiai karismatis dan tokoh agama yang disegani oleh warga di Kecamatan Wringin.

Menurut AKP Sujatmiarto, Kapolsek Wringin, ritual sumpah pocong ini merupakan jalan tengah yang ditempuh bagi pasutri itu untuk memulihkan nama baiknya. Mengingat sebelumnya, lanjut Kapolsek, kedua pasutri ini telah mengajukan terlebih dahulu permohonan untuk gelar sumpah pocong.

Hal itu dilakukan karena beredar isu bahwa pasutri itu dituduh menekuni ilmu hitam. “Makanya, mereka bersikukuh melakukan sumpah pocong di hadapan banyak orang,” jelasnya. Dia menambahkan, muspika mulai dari Danramil, Kapolsek, camat, dan Kades, hanya bertindak sebagai saksi. Begitu pula tokoh agama, tokoh masyarakat dan ribuan warga yang datang menyaksikan.



Jawa Pos (15/03/14)