Dewan Pendidikan Bondowoso Adakan Rembug Pendidikan Menuju Sekolah Sehat

Dewan Pendidikan Bondowoso Adakan Rembug Pendidikan Menuju Sekolah Sehat
Ilustrasi - Seorang petugas dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan sosialisasi jajanan sehat kepada para siswa Sekolah Dasar (SD).


BONDOWOSO, InfoBondowoso.NET - “Usai mengambil sample jajanan di 14 sekolah dasar dan langsung diuji lab, ditemukan ada beberapa makanan positif mengandung bahan kimia berbahaya. Untuk itu kami di dewan pendidikan bersepakat mengumpulkan kepala sekolah dan stakeholder agar bisa menyajikan jajanan sehat di sekolah-sekolah untuk anak didik kita,” kata Ketua Dewan Pendidikan Bondowoso, Syaeful Bahar, dalam acara Rembug Pendidikan dalam upaya pemberdayaan Komite Sekolah bersama stakeholder tentang makanan sehat menuju sekolah sehat, di aula ex Infokom, Senin (24/3/2014).

Bahar, panggilan akrabnya menjelaskan fenomena ini sangat ironis, karena tak sedikit anak-anak didik sering sakit akibat mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan kimia. “Beberapa makanan di sekolah, ada yang mengandung boraks atau formalin,” katanya.

Untuk itu, Dewan Pendidikan bersama SKPD terkait, Kepala Sekolah dan stakeholder mengumpulkan memberikan penyuluhan, pelatihan, serta pengawasan tentang pengendalian makanan dan minuman. Selain itu, tentunya, untuk pelaku usaha, akan diberikan pelatihan bagaimana membuat makanan sehat sekaligus mendorong untuk mendaftarkan produk olahannya.

“Hal ini dilakukan mengingat jajanan anak sekolah itu memegang peranan penting terhadap asupan energi dan gizi bagi kecerdasan anak ke depan. Perlindungan makanan di lingkungan sekolah harus ditingkatkan,” tuturnya.

Lanjutnya, pengawasan harus dilakukan secara intensif, sistematis, dan visioner agar anak-anak sekolah terhindar dari bahaya makanan tersebut.