Infrastruktur Pariwisata Bondowoso Cuma Dianggarkan Rp 1,5 M
| Pemandian alam Tasnan, salah satu objek wisata di Bondowoso yang akan diperbaiki |
BONDOWOSO, InfoBondowoso.NET – Perbaikan infrastruktur menjadi salah satu fokus pengembangan pariwisata Bondowoso pada 2014 ini. Pasalnya, dari 13 objek wisata andalan Bondowoso, sebagian besar infrastrukturnya rusak. Dengan perbaikan infrastruktur tersebut, diharapkan tingkat kunjungan juga akan meningkat yang berdampak pada pendapatan asli daerah.
Adi Sunaryadi, Kabid Objek dan Daya Tarik Wisata (ODTW) Disparporahub Bondowoso menjelaskan, pada 2014 ini pihaknya mendapatkan alokasi dari APBD sebesar Rp 1,5 miliar untuk perbaikan infrastruktur pariwisata. Jumlah tersebut akan dialokasikan ke berbagai objek andalan selama ini.
“Salah satu fokus dalam peningkatan infrastruktur dan fasilitas ini akan dilakukan di pemandian alam Tasnan. Nanti kami juga akan lihat mana yang prioritas,” ujarnya. Kendati begitu, sejumlah objek wisata lain juga akan disentuh. Mulai dari pemandangan alam arak-arak, air terjun Blawan hingga Bosamba Rafting.
Menurutnya, dari 13 objek wisata andalan Bondowoso, 10 di antaranya sudah diatur untuk menarik retribusi. Sejauh ini, target retribusi sudah terlampaui untuk masuk dalam PAD. Misalnya untuk pemandian alam Tasnan yang ditarget menyumbang PAD sebesar Rp 24 juta per tahun.
Untuk itulah, melalui perbaikan infrastruktur tersebut, diharapkan sumbangsih terhadap PAD dari sektor pariwisata meningkat. Hal itu seiring dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan. “Karena promosi yang gencar itu kan juga harus dibarengi dengan peningkatan infrastruktur yang ada,” jelasnya.
Sementara itu, Tohari, wakil ketua Komisi III DPRD Bondowoso menjelaskan, pemerintah sebenarnya sudah mengalokasikan anggaran sebesar tujuh persen dari total Rp 1,2 triliun APBD 2014. Namun alokasi tersebut bukan hanya untuk peningkatan infrastruktur, tetapi juga sektor penunjang pariwisata yang lain seperti seni dan budaya.
Di samping itu, lanjut dia, sebenarnya tantangan pariwisata saat ini adalah bagaimana menjadikan Bondowoso sebagai tujuan wisata. Terutama dengan keberadaan Ijen yang sudah terkenal di dunia. Namun faktanya, keberadaan Ijen belum banyak memberikan dampak terhadap pengembangan wisata lain di Bondowoso.
Jawa Pos (27/02/2014)