Forpimda Bondowoso Siap Sukseskan Pemilu 2014
BONDOWOSO, InfoBondowoso.NET - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forpimda) Bondowoso berupaya meningkatkan kerjasama dan selalu bersinergi menjelang pelaksanaan pemilihan umum legislatif (pileg) dan pilihan presiden (pilpres). Forpimda yang terdiri dari Bupati Amin Said Husni, Wakil Bupati Salwa Arifin, Kapolres AKBP Sabilul Alif, Dandim 0822 Letkol Zulkarnaen Dwi Peristianto, Danyon 514 Raider Mayor M Nas, Kajari Razali SH dan Ketua Pengadilan Negeri Didik, berkumpul bersama untuk menguatkan sinergitas antara mereka di Pendopo Bupati, Sabtu kemarin (15/2).
Mereka memberikan arahan kepada ratusan personil Polri dan TNI AD serta para kepala desa dan lurah terkait sinergitas tiga pilar, yang terdiri dari Babinkamtibmas (anggota Polri), Babinsa (anggota TNI AD), serta kepala desa dan lurah untuk mensukseskan pelaksanaan pileg dan pilpres. Diharapkan, dengan memaksimalkan peran ketiga pilar itu, pelaksanaan pemilu di Bondowoso berjalan aman dan lancar. Dan yang lebih penting tingkat partisipasi masyarakat untuk mencoblos di TPS sangat besar.
Bupati Amin Said Husni menyatakan, bangsa Indonesia pada era reformasi yang digulirkan sejak tahun 1998-1999, telah sepakat dan memilih paham demokrasi. Bukan paham monarki atau paham yang lainnya. ”Tentunya, dengan memilih demokrasi ini, kita semua sudah harus siap dengan segala konsekuensinya. Baik itu potensinya maupun kerawanannya harus kita jalani dan antisipasi,” katanya.
Oleh sebab itu, Bupati Amin mengajak peran serta masyarakat luas di Bondowoso untuk mensukseskan pileg dan pilpres di Bondowoso. Apalagi, dalam pemilu sebelumnya, baik pileg, pilpres, pilkada dan pilgub, peran serta masyarakat Bondowoso sangat baik dalam menjalankan hak suaranya. ”Bondowoso masuk dalam kabupaten terbaik dalam pelaksanaan pemilu. Tingkat partisipasi masyarakatnya sangat besar dalam menggunakan hak pilihnya,” katanya.
Selain itu, Bupati Amin juga menyampaikan pesan Presiden SBY terkait pensuksesan pelaksanaan pemilu 2014. Diantaranya, secara bersungguh-sungguh melaksanakan pemilu legislatif 2014, mengambil pelajaran pada pemilu 2004 dan 2009 (mengambil yang positif dan memperbaiki kekurangan), pedomani dan laksanakan peraturan pemilu, memahami tanggungjawab masing-masing dan jangan lempar tanggungjawab, pers dan media supaya menyampaikan atau memberitakan berita yang akurat dan konstruktif, kepada pemerintahan diharapkan supaya menjalankan tugas pemerintahan dan mencegah konflik interest, jaga netralitas TNI dan Polri dalam pemilu, kepada jajaran pemerintahan diharapkan untuk membantu tugas-tugas penyelenggara pemilu (KPU, Bawaslu dan DKPP), gunakan anggaran pemilu dengan sebaiknya jangan ada penyimpangan dan jaga akuntanbilitasnya.
Sedangkan, Dandim 0822 Bondowoso Letkol Zulkarnaen Dwi Peristianto mengajak anggota TNI yang membantu polisi dalam pengamanan pemilu untuk selalu berkoordinasi, baik dengan internal TNI maupun dengan Polri dan para kepala desa atau lurah. ”Jika ada koordinasi yang baik dengan tiga pilar itu dan koordinasi dengan instansi terkait, seperti KPU dan Panwaslu maka pelaksanaan pemilu 2014 akan berjalan lancer dan sukses,” katanya.
Kapolres AKBP Sabilul Alif menyatakan untuk pengamanan dalam pelaksanaan pemilu 2014, pihaknya akan mengerahkan pasukan sebanyak 410 personil. Juga, pihaknya akan dibantu oleh Kodim 0822 Bondowoso dalam mengerahkan personil untuk pengamanan. ”Juga saya memerintahkan kepada semua personil Polri yang masuk Babinkamtibmas untuk selalu bekerja dengan baik. Dan, selalu memegang amanah,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga meminta semua polsek untuk membuat tactical map game pemilu legislative seperti yang sudah dibangun diruang lobi Mapolres Bondowoso. ”Sehingga, potensi dan kerawan jelang pemilu legislative bisa dipetakan sejak awal. Dan, nantinya para personil polri bisa melakukan pengamanan dengan tepat dan humanis kepada masyarakat,” katanya.
Jawa Pos (17/02/14)