Dituduh Santet, Warga Wringin Ajak Sumpah Pocong
| Puluhan warga memadati halaman dan masjid tempat dilakukannya sumpah pocong |
BONDOWOSO, InfoBondowoso.NET – Sumpah pocong masih menjadi salah satu sarana yang banyak dipilih untuk membantah tuduhan memiliki ilmu hitam. Hal itu pulalah yang dilakukan Asmad, 66, warga Dusun Karang Dejeh, Desa Glingseran, Kecamatan Wringin. Ayah dua anak ini melaksanakan sumpah pocong karena ingin membuktikan bahwa dirinya tidak menekuni ilmu hitam atau santet seperti yang dituduhkan orang.
Agenda sumpah pocong kemarin dilakukan usai salat Jumat di salah satu masjid di desa tersebut. Acara sakral ini langsung menarik perhatian ratusan warga sekitar dengan membanjiri halaman masjid. Apa yang dilakukan Asmad tersebut bermula saat dirinya tak terima dituduh karena memiliki ilmu hitam. Beberapa hari sebelumnya, Asmad ditegur oleh Sana, 40, yang tak lain adalah ponakan istrinya sendiri. Sana merasa menderita sakit aneh dan Asmad datang dalam mimpinya. Sehingga, wanita ini meminta untuk obat penyembuhan.
Atas kejadian itu, Asmad tersinggung. Apalagi isi bahwa Asmad memiliki ilmu hitam juga sudah menyebar. Asmad pun memilih melapor ke Mapolsek Wringin guna keselamatan jiwanya. Dia pun memilih menjalankan sumpah pocong.
Mendapat laporan itu, Muspika Kecamatan Wringin turun dan mempertemukan kedua belah pihak. Sempat kegiatan sumpah pocong itu hendak dibatalkan, karena Sana juga menarik tuduhannya.
Namun karena semakin gencarnya isu, Asmad pun tetap memilih menjalani sumpah sacral itu. Akhirnya, sumpah pocong dilakukan kemarin setelah salat Jumat. Selain dihadiri seluruh jajaran muspika, sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama seperti Kiai Nuh juga datang ke lokasi pengambilan sumpah.
Jawa Pos (22/02/14)