SMKN 1 Bondowoso garap “Magazine”


Bondowoso - SMK Negeri 1 Bondowoso dipercaya kementrian pendidikan dan kebudayaan untuk menggarap video pencitraan SMK. Video berdurasi 25 menit ini, berisi cuplikan aktifitas siswa di 5 sekolah menengah kejuruan diantaranya SMK 1 Banyuputih Situbondo, SMK Raudatul mubtadiin Jepara, SMK Plus YSB Tasikmalaya, SMK Kaplongan Indramayu dan SMK Negeri 2 Bintan – Kepulauan Riau. SMK tersebut dipilih karena masuk dalam kategori SMK Komunitas dan 3T (terpencil, terluar dan terdepan).

Ketua tim pencitraan SMKN 1 Bondowoso, Arif Firmansyah mengatakan, seluruh proses pembuatan video mulai dari pra sampai pasca produksi telah rampung dilaksanakan dan siap disupervisi oleh tim pusat.

Arif menambahkan, pengambilan gambar diutamakan pada keunggulan masing – masing sekolah, sehingga diharapkan video yang akan ditayangkan di sejumlah stasiun TV ini dapat memberikan citra baik SMK sebagai sekolah yang membekali siswanya dengan kecakapan hidup atau life skill.

” Tidak dipungkiri Sekolah Menengah Kejuruan telah dipercaya mencetak tenaga handal dan siap terjun ke dunia kerja. Diharapkan, melalui tayangan video “Magazine”, kepercayaan wali murid untuk menyekolahkan anaknya ke SMK bisa lebih meningkat,” ujarnya.

Pembuatan video ini memakan waktu 1 bulan dan melibatkan siswa siswi jurusan TP3tv dalam proses produksinya. Berbagai kendala dihadapi utamanya soal waktu dan kesiapan sarana untuk kebutuhan shooting atau pengambilan gambar.

“Yang diminta oleh kementrian adalah tayangan yang berstandart nasional. jadi kelengkapan sarana sangat dibutuhkan,” pungkasnya