Kekerasan di STAI AT-Taqwa Bondowoso, Satu Mahasiswa Bonyok

Kekerasan di STAI AT-Taqwa Bondowoso, Satu Mahasiswa Bonyok

BONDOWOSO - Seorang mahasiswa STAI At-Taqwa Bondowoso berinisial AV diperiksa oleh Polres Bondowoso. Hal ini dikarenakan Avan memukuli korban berinisial SM tepat di depan kampusnya, Jalan HOS Cokrominoto, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Bondowoso.

Pemukulan terjadi pada, Jumat (09/09) pukul 19.15 WIB, ketika SM hendak masuk gerbang kampus menuju kamar kecil. Akan tetapi, satpam tidak mengizinkan masuk dan menghadang SM karena masih ada acara ospek.

Tak selang beberapa lamanya, pelaku AV yang duduk berdekatan dengan satpam langsung memukul SM hingga pelipis dan kelopak matanya sobek. Ahirnya, korban langsung dibawa ke RS Mitra Medika dan dijahit sebanyak tiga jahitan.

"Saya hendak masuk ke gerbang kampus mau ke kamar mandi ternyata tidak diizinkan oleh satpam. Tanpa sebab apapun saya langsung dipukul oleh AV," jelas SM.

Dari kejadian tersebut korban langsung melaporkan ke Polres setempat guna ditindaklanjuti secara hukum. Adapun motif pemukulan saat ini masih diselidiki oleh Reskrim Polres Bondowoso.

Atas kejadian tersebut salah satu Alumni STAI At-taqwa, Sukandar menyayangkan atas tindakan kekerasan yang dilakukan antar mahasiswa di kampus. Kekerasan sangat tidak mencerminkan bahwa kampus sebagai basis kaum intelektual, akan tetapi malah menjadi tempat praktik premanisme.

"Jangan sampai premanisme bersarang di kampus. Mestinya kampus harus menjadi tempat untuk pendidikan. Kampus merupakan kawah candradimuka pendidikan masyarakat. Sebab, seharusnya kaum intelektual itu lebih mengutamakan musyawarah daripada kekerasan," ujar Bendahara IKA PMII ini.

Saat ini, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan oleh Polres Bondowoso.

Sumber: http://www.suarajatimpost.com/read/1739/20160910/082908/kekerasan-di-stai-attaqwa-bondowoso-satu-mahasiswa-bonyok/