Tak Lolos Seleksi PON Remaja Jatim, Fitria Raih Gelar Beruntun
BONDOWOSO, InfoBondowoso.net - Fitria Tri Agustiningsih tidak patah semangat. Meski Juara lari jarak jauh 5.000 meter putri seleksi atletik junior Jatim ini tidak masuk tim Jatim tampil dalam PON Remaja 2014, namun Fitria tetap unjuk prestasi.
Bahkan, pelari putri asal Bondowoso itu mampu meraih dua gelar secara beruntun dalam selang waktu sepekan. Gelar pertama diraih siswi SMPN 4 Bondowoso dalam lomba lari marathon Pahlawan 10 Km di Surabaya pada 30 November lalu. Gelar kedua diperoleh dalam lomba lari marathon Night Kun Tretes 10 Km di Pasuruan pada 6 Desember lalu.
Menurut Ketua Pengkab PASI Bondowoso Hirlen Ilham, pada dua lomba lari marathon terbuka yang berlangsung dalam selang waktu sepekan tersebut, Fitria meraih gelar yang sama. "Di lari marathon Pahlawan 10 K di Surabaya, Fitria runner up kategori junior SMP dan di Night Run Tretes 10 K di Pasuruan menjadi runner up kategori pelajar," katanya.
Sukses Fitria meraih gelar runner dalam lomba lari marathon di Surabaya dan Pasuruan tersebut, tidak dikuti pelari Bondowoso lainnnya. "Dari 13 pelari Bondowoso yang dikirim dalam lomba lari marathon di Surabaya dan Tretes Pasuruan itu hanya Fitria yang meraih gelar. Pelari lainnya ada yang masuk 10 besar dan di luar 10 besar," ujar Hirlen Ilham.
- Jawa Pos, 15/12/14 -
Bahkan, pelari putri asal Bondowoso itu mampu meraih dua gelar secara beruntun dalam selang waktu sepekan. Gelar pertama diraih siswi SMPN 4 Bondowoso dalam lomba lari marathon Pahlawan 10 Km di Surabaya pada 30 November lalu. Gelar kedua diperoleh dalam lomba lari marathon Night Kun Tretes 10 Km di Pasuruan pada 6 Desember lalu.
Menurut Ketua Pengkab PASI Bondowoso Hirlen Ilham, pada dua lomba lari marathon terbuka yang berlangsung dalam selang waktu sepekan tersebut, Fitria meraih gelar yang sama. "Di lari marathon Pahlawan 10 K di Surabaya, Fitria runner up kategori junior SMP dan di Night Run Tretes 10 K di Pasuruan menjadi runner up kategori pelajar," katanya.
Sukses Fitria meraih gelar runner dalam lomba lari marathon di Surabaya dan Pasuruan tersebut, tidak dikuti pelari Bondowoso lainnnya. "Dari 13 pelari Bondowoso yang dikirim dalam lomba lari marathon di Surabaya dan Tretes Pasuruan itu hanya Fitria yang meraih gelar. Pelari lainnya ada yang masuk 10 besar dan di luar 10 besar," ujar Hirlen Ilham.
- Jawa Pos, 15/12/14 -
