PG Pradjekan Masuk Empat Besar Randemen Terbaik Nasional

PG Pradjekan Masuk Empat Besar Randemen Terbaik Nasional
PG Prajekan, Prajekan - Bondowoso (Foto: panoramio.com/user/6427816)

BONDOWOSO, InfoBondowoso.net - Di tengah keterpurukan harga gula lokal, tidak membuat kinerja PG Pradjekan merosot. Justru, PG Pradjekan memperoleh peringkat 4 besar nasional terbaik dalam soal rendemen. Perusahaan ini menerapkan system MBS (manis, bersih dan segar), sehingga rata-rata rendemen tebu harian berkisar antara 9 hingga 10.

Menurut General Manajer (GM) PG Pradjekan, Ir Betta Rusyanto, rendemen yang tinggi akan menguntungkan petani tebu. Karena, petani akan mendapatkan gula atau uang yang banyak dari hasil lelang gula. Selain wilayah PG Pradjekan, dia juga mengurusi beberapa PG di Situbondo, PG Olean, PG Panji, PG Wringinanom dan PG Asembagus.

Betta berupaya ekstra keras untuk menaikkan rendemen di semua PG yang menjadi wewenangnya. Pihaknya terus meningkatkan rendeman tebu, sehingga kerap turun ke lapangan untuk bekerja sama dengan petani agar menghasilkan tebu yang berkualitas tinggi.

Dikatakan, untuk tahun 2014 ini, harga lelang gula tidak seperti yang diharapkan. Lelang gula terakhir berada pada harga Rp 7.945 per kilogram. Padahal harga talangan yang ditetapkan pemerintah Rp 8.500 per kilogram. Permasalahan utama menurut Betta, karena banyaknya gula rafinasi yang beredar di pasaran. “Gula rafinasi itu merembes ke pasar-pasar dan dijual dengan harga murah," katanya.

Dia berharap kondisi demikian ini segera normal, karena petani ingin merasakan harga gula sesuai dengan harga talangan, yakni Rp 8,5 ribu per kilogram. Namun begitu, petani tetap menanam tebu agar tahun depan bisa digiling lagi. Dan, saat ini persediaan gula di PG Pradjekan puluhan ribu ton. "Gula itu siap untuk dilelang,” katanya.


- Jawa Pos, 12/12/14 -