Sebagian Warga Koncer Kidul Kecewa Tak Terima Dana Kompensasi BBM
![]() |
| KPS: Warga menunjukkan kartu KPS sebagai syarat pencairan dana kompensasi BBM. |
BONDOWOSO, InfoBondowoso.net - Sebagian warga Desa Koncer Kidul, Kecamatan Tenggarang, kecewa karena tidak menerima dana kompensasi kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak) sebesar Rp 400 ribu per KK (kepala keluarga). Sedangkan, syarat penerimaan dana kompensasi BBM harus memiliki kartu perlindungan sosial (KPS). Namun begitu, proses pencairan dana kompensasi BBM bagi ribuan warga tiga desa, Koncer Kidul, Darusalam, dan Sumbersalam berjalan aman dan lancar yang dipusatkan di Balai Desa Koncer Kidul Tenggarang, Sabtu (22/11).
Rafi, 34, warga Desa Koncer Kidul, mengatakan tetangga dekatnya yang merupakan orang tidak mampu dari sisi ekonomi tidak menerima dana itu. "Kasihan Pak. Tetangga dekat saya yang jelas tidak mampu, tidak menerima dana kompensasi BBM," katanya kepada Jawa Pos Radar Jember, Minggu (23/11).
Padahal, kata Rafi, tetangga dekatnya itu benar-benar miskin dan tidak mampu. "Kalau bisa, tetangga saya itu harus mendapatkan dana kompensasi BBM," katanya. Sementara itu, Kepala Desa Koncer Kidul, Musawir menjelaskan bahwa warganya yang menerima dana kompensasi BBM sekitar 432 KK. "Mereka sudah terdaftar dan memiliki kartu perlindungan sosial (KPS)," katanya.
Sedangkan untuk mendapatkan kartu KPS itu, kata Musawir, bukanlah menjadi wewenangnya. “Itu wewenang BPS (Badan Pusat Statistik) Bondowoso," katanya. Jika ada warga yang tidak menerima dana kompensasi BBM, ia tidak memiliki kartu KPS. "Kalau tidak punya kartu KPS, tidak bisa mendapatkan dana kompensasi BBM," katanya.
Juru bayar dana kompensasi dana BBM dari Kantor Pos Bondowoso Fimas mengatakan, pencairan dana tiga desa yang ditempatkan di Balai Desa Koncer berjalan aman dan lancar. Untuk desa Koncer Kidul yang menerima dana kompensasi sebanyak 432 KK, Desa Koncer Darusalam 138 KK, dan Desa Sumbersalam sebanyak 312 KK. "Mereka sudah menerima dana itu yang besarnya setiap KK mendapatkan dana Rp 400 ribu," katanya.
Kepala Dinas Sosial Bondowoso, M. Zuhri tidak mengetahui secara persis pembagian dana kompensasi BBM itu. "Itu murni urusan pihak Kantor Pos Bondowoso yang punya tugas untuk pencairan," katanya. Namun, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Kantor Pos. "Kepala Kantor Pos sudah menghubungi kami untuk melakukan pencairan dana kompensasi dana BBM itu," jelasnya.
- Jawa Pos, 24/11/14 -
