Puluhan Pelamar Absen Tes CPNS Pemkab Bondowoso
![]() |
| Pelaksanaan TKD (Tes Kompetensi Dasar) CPNS Pemerintah Kabupaten Bondowoso tahun 2014 / bkd.bondowosokab.go.id |
BONDOWOSO, InfoBondowoso.net - Proses tes rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) Bondowoso usai sudah. Dari sekitar 1.546 pelamar yang lolos seleksi administrasi, banyak peserta yang tidak mengikuti tes komputerisasi yang dilakukan selama empat hari sejak 17 November lalu. Bagi peserta yang lolos tes komputerisasi ini, ada serangkaian tes lanjutan untuk selanjutnya mengisi formasi PNS di Bondowoso.
Banyaknya peserta yang tidak mengikuti tes tersebut dibenarkan oleh Agus Salam, kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bondowoso. Menurutnya, dari 1.546 peserta yang berhak mengikuti tes CPNS, ada 96 yang tidak hadir. Alasan ketidakhadiran peserta tersebut beragam. Di antaranya, karena berasal dari luar kota hingga terlambat hadir saat tes berlangsung.
Selain itu, lanjut dia, alasan lain ketidakhadiran peserta tes juga disebabkan, karena peserta tes ketinggalan informasi yang diberikan oleh panitia seleksi nasional via online. "Sehingga ada di antara mereka yang tidak mengetahui tanggal pelaksanaan tes," ujar mantan kepala Diskoperindag ini.
Tes CPNS di Bondowoso kali ini dilaksanakan di lima tempat. Di antaranya di SMA 1, SMA 2, SMK 1, SMK 2, serta SMKN 4 Bondowoso. Proses tes sendiri dilakukan dengan menggunakan system CAT atau komputerisasi. Para peserta bisa langsung melihat hasil tes yang diikuti.
Pengumuman peserta yang lulus tes masih menunggu panitia seleksi nasional (panselnas). "Kita menunggu dari panselnas siapa saja peserta yang lolos tes. Sementara bagi peserta yang lulus tes ini, masih akan mengikuti tes lanjutan, yaitu tes kompetisi bidang yang akan dilaksanakan oleh BKD setempat," jelasnya.
Seperti diketahui, pada 2014 ini, Pemkab Bondowoso hanya memiliki kuota 44 CPNS. Formasinya adalah 17 PNS untuk tenaga pendidikan, 13 PNS untuk tenaga kesehatan dan 14 PNS tenaga teknis.
Agus kembali mengimbau kepada masyarakat untuk tidak percaya dengan adanya calo PNS dari pihak mana pun atau yang mengatasnamakan siapa pun. Hal itu karena rekrutmen PNS tidak bisa diintervensi karena memang murni berdasarkan nilai pada saat tes dilakukan.
Sementara itu, terkait dengan CPNS dari jalur kategori dua (K2), ada sekitar339 yang sudah diajukan oleh BKD ke pusat untuk mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP). Yang terbanyak dari jumlah tersebut adalah profesi pengajar, khususnya guru SD.
- Jawa Pos, 22/11/14 -
