Pemkab Belum Optimal Memunculkan Potensi Lokal Dalam Festival Muharram
BONDOWOSO, Infobondowoso.net - Komisi II DPRD kabupaten Bondowoso menilai Pemkab belum sepenuhnya memunculkan potensi daerah Bondowoso dalam festival muharram yang setiap tahun dilaksanakan, dengan melibatkan para pelaku ekonomi kreatif.
Ketua Komisi II DPRD kabupaten Bondowoso Adi Krisna mengatakan, Pemkab harusnya melakukan evaluasi setiap usai festival muharram, sehingga kelompok usaha yang berpartisipasi dalam even tersebut lebih berkualitas.
Selain itu menurut Krisna, Pemkab belum mengangkat semua potensi lokal yang dimiliki Bondowoso, padahal bidikan pemerintah dalam even muharram ini adalah kelompok usaha mikro kecil menengah-umkm, yang artinya semua potensi lokal yang dimiliki Bondowoso harus dimunculkan, akan tetapi justru yang dimunculkan umkm yang memiliki pangsa pasar nasional dan internasional saja.
Krisna juga mengatakan, seharusnya pemerintah memiliki skema yang jelas paska festival muharram, terhadap umkm yang mengikuti festival tersebut, dengan memberikan pembinaan untuk perbaikan produknya. sehingga, untuk festival tahun berikutnya umkm yang dihadirkan lebih berkwalitas dan tidak monoton.
Pemkab Evaluasi Setiap Even Muharram Sebagai Ukuran Capaian Target
Bondowoso. Pemerintah daerah kabupaten Bondowoso melakukan evaluasi setiap usai Festival Muharram, sebagai koreksi kekurangan yang harus diperbaiki pada festival tahun berikutnya.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga dan Perhubungan-Disparporahub kabupaten Bondowoso, Sigit Purnomo mengatakan, pihaknya melakukan evaluasi, untuk mengetahui apakah festival muharram sudah sesuai dengan yang ditargetkan atau belum. Dan evaluasi ini tak lepas dari peran media massa untuk memperbaiki festival-festival tahun berikutnya.
Menurut Sigit, festival Muharram kali ini yang dimunculkan adalah para pelaku ekonomi kreatif atau usaha mikro kecil menengah-umkm yang merupakan potensi lokal yang mempunyai pangsa pasar yang bagus, sehingga nantinya mampu menarik minat investor untuk menanamkan modalnya di Bondowoso.
Festival muharram kali ini, menghabiskan anggaran sekitar 1 Miliar lebih dengan harapan mampu menggali potensi lokal yang mempunyai pangsa pasar nasional bahkan internasional.
