Bondowoso Optimis Mampu Bersaing di Era Pasar Bebas 2015
BONDOWOSO, InfoBondowoso.net - Menghadapi era pasar bebas dikawasan Asia Tenggara, yang akan berlaku akhir tahun 2015, kabupaten Bondowoso berkomitmen pertahankan produksi yang mengalami kelebihan stok atau surplus, sehingga bisa diperjual belikan ke luar daerah.
Menurut Kepala Kantor Ketahanan Pangan kabupaten Bondowoso, Aris Wasiyanto, menyongsong era pasar bebas, pihaknya akan pertahankan stok produksi yang berlebih/surplus, untuk menangkap peluang bisnis, dan akan mengembangkan produksi yang minus.
Ada beberapa komoditas yang mengalami surplus di Bondowoso. “Kita surplus beras, daging, jagung, cabe rawit, dan gula, inilah yang akan kita pertahankan dengan mengambil langkah-langkah strategis,” jelas Aris.
Sedangkan sayur, telur, susu masih minus dan harus mendatangkan dari luar. Padahal secara geografis, Bondowoso mampu memproduksi komoditas yang minus tersebut.
“Agar tidak mendatangkan dari luar, komoditas yang minus ini akan kita kembangkan lagi, dengan memberikan motivasi kepada masyarakat untuk beternak ayam petelur, memelihara sapi perah dan tanam sayur,” kata Aris.
"Dengan mempertahankan komoditas yang surplus dan mengembangkan komoditas yang minus, saya yakin Bondowoso siap bersaing di era pasar bebas Asia Tenggara, yang lebih dikenal dengan Masyarakat Ekonomi Asian (MEA)," imbuhnya.
Sumber
Menurut Kepala Kantor Ketahanan Pangan kabupaten Bondowoso, Aris Wasiyanto, menyongsong era pasar bebas, pihaknya akan pertahankan stok produksi yang berlebih/surplus, untuk menangkap peluang bisnis, dan akan mengembangkan produksi yang minus.
Ada beberapa komoditas yang mengalami surplus di Bondowoso. “Kita surplus beras, daging, jagung, cabe rawit, dan gula, inilah yang akan kita pertahankan dengan mengambil langkah-langkah strategis,” jelas Aris.
Sedangkan sayur, telur, susu masih minus dan harus mendatangkan dari luar. Padahal secara geografis, Bondowoso mampu memproduksi komoditas yang minus tersebut.
“Agar tidak mendatangkan dari luar, komoditas yang minus ini akan kita kembangkan lagi, dengan memberikan motivasi kepada masyarakat untuk beternak ayam petelur, memelihara sapi perah dan tanam sayur,” kata Aris.
"Dengan mempertahankan komoditas yang surplus dan mengembangkan komoditas yang minus, saya yakin Bondowoso siap bersaing di era pasar bebas Asia Tenggara, yang lebih dikenal dengan Masyarakat Ekonomi Asian (MEA)," imbuhnya.
Sumber
