Potensi Wilayah di Jalur 14 Stasiun KA Jember – Bondowoso – Panarukan Dipastikan Terangkat
![]() |
| Stasiun kereta api Bondowoso © bondowosokabmuseumjatim.wordpress.com |
JEMBER, InfoNondowoso.net - Keberadaan wilayah yang selama ini dilalui jalur rel Kereta Api Jurusan Jember Panarukan meliputi Jember- Bondowoso serta Situbondo, dipastikan mulai menggeliat dan memiliki prospek cerah .
Prospek tersebut terkait dengan peningkatan dan pengembangan wilayah, maupun secara ekonomi dan sosial , sehingga di perkirakan, moda transportasi kereta api Jember-Panarukan yang akan di realisasikan tahun 2015 benar-benar mengubah daerah yang selama ini kurang bergairah, menjadi terangkat kembali.
baca juga: Kereta Api Bondowoso Akan Diaktifkan Kembali
Demikian antara lain ungkapan Pakar Pembangunan Wilayah dari Universitas Jember Dr. Jani Januar MT pada Seminar Tinjauan Kritis Perencanaan dan Dampak Reaktifasi Jalur KA Jember – Panarukan Terhadap Pengembangan Wilayah Besuki Raya di Gedung Kauje Universitas Jember Senin pagi (20/10/2014).
Menurut Jani Januar, dari 14 Stasiun yang nantinya akan dilewati Moda Transportasi Kereta api tersebut, secara otomatis, pergerakan ekonomi sosial budaya sampai transaksi hasil bumi dan eduwisata akan segera bergerak cepat.
“Moda transportasi kereta api ini, ternyata sebagai moda transportasi dengan karakteristik sebagai pengangkutan missal, Bahkan sebagai angkutan missal, keberedaannya menjadi pemersatu masyarakat dalam bentuk yang unik,seperti terbentuknya komunitas pedagang tertentu sampai komunitas masyarakat dengan beragam profesi, mulai pelajar, umum sampai kepada komunitas yang selama ini tenggelam akan muncul kembali ”
Dr. Jani Januar yang juga Dekan Fakultas Pertanan Universitas Jember itu mengakui, dibukanya jalur transportasi kereta api Jember –Panarukan, di perkirakan mampu menghidupkan kembali peluang kerja baru disekitar jalur rel, ditambah pengembangan wilayah di kanan kiri jalur rel seiring aktifitas yang akan berlangsung.
Seminar tersebut juga mendapat respon positip dari Pemkab Situbondo yang di tandai dengan hadirnya Bupati H. H.DADANG WIGIARTO, SH, unsur Pemkab jember serta Para pakar tata Wilayah Kota dari jember, Bondowoso dan Situbondo.
