Kebakaran Landa Pasar Induk Bondowoso
![]() |
| Suasanan pasar induk bondowoso 11:52 PM - 11 Sep 2014 © twitter.com/YudiMelliph |
BONDOWOSO, InfoBondowoso.NET - Pasar induk Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, terbakar, Kamis dini hari (11/9/2014). Api melahap cepat sebagian besar pasar. Enam unit mobil pemadam kebakaran dari Bondowoso, Jember, dan Situbondo kewalahan mengatasi amukan si jago merah dan butuh waktu setidaknya lima jam lebih untuk memadamkannya.
Husni (30), salah satu pedagang, tampak syok melihat pasar tempatnya mencari nafkah habis terbakar.
"Api kelihatan sekitar pukul sebelas malam," katanya.
Sejumlah saksi mata melihat api berasal dari pasar bagian belakang dan melahap bangunan lantai satu dan dua. Dua lantai itu dihuni toko pracangan dan pakaian.Bahan mudah terbakar membuat api cepat menyambar. Belum lagi hembusan angin malam itu cukup kencang.
Disiarkan RSS, Rata-rata di pasar induk Bondowoso menjual bermacam-macam barang diantaranya pakaian, sayuran dan daging. Luas area pasar sekitar 1 hektar lebih terdiri dari kios dan lapak. Di bagian bawah ada 260 yang satu kiosnya berukuran 3x3 meter.
Saat kebakaran terjadi lokasi dikerumuni banyak orang untuk melihat. Pihak keamanan melakukan sterilisasi lokasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Api yang membakar ludes ratusan kios di pasar induk Bondowoso diduga berasal dari lantai dua. Sumber api dari kios permanen dan yang lain semi permanen.
AKBP Sabilul Alif Kapolres Bondowoso pada Radio Suara Surabaya mengatakan, api semakin membesar karena musim kemarau dan faktor angin kencang. Selain itu isi kios adalah barang-barang mudah terbakar.
"Selain faktor cuaca juga minim alat pemadam. Hanya tiga unit dari Bondowoso dan bantuan mobil pemadam kebakaran dari Jember serta Situbondo," kata Alif.
Kata Alif, kebakaran terjadi saat tidak ada kegiatan di lokasi.
"Langkah yang kita lakukan datangi lokasi, periksa saksi-saksi, koordinasi dengan Labfor serta melakukan olah TKP," ujar Alif.
Sementara itu, Kompol Hermanto Kabagops Polres Bondowoso mengatakan, sebanyak 200 personel dari Polres Bondowoso dan Polsek jajaran membantu upaya-upaya antisipasi di lokasi.
"Jumlah kios yang banyak terbakar di bagian tengah karena banyak kios-kios kecil. Dugaan awal masih diselidiki dan kami sudah lapor ke Polda Jawa Timur," ujar dia.
Selain membantu pengamanan evakuasi barang-barang di pasar terbakar, tambah dia, petugas juga membantu melakukan pengaturan lalu lintas serta membantu kelancaran mobil PMK yang lalu lalang melakukan pemadaman. (Radio Suara Surabaya. Jumat, 12 September 2014 | 09:03 WIB )
Pedagang Pasar Bondowoso Baru Datangkan Stok Dagangan
Para pedagang di Pasar Induk Bondowoso, Jawa Timur, baru mendatangkan stok barang dagangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat merayakan Hari Raya Idul Adha mendatang.
Sulis, salah satu pedagang di Pasar Induk Bondowoso, Jumat pagi mengatakan banyak pedagang yang pada Kamis (11/9) baru mendatangkan barang yang akan mereka jual saat masyarakat hendak menyambut lebaran haji tersebut.
"Saya baru mendatangkan barang juga, nilainya semua dengan barang yang lama sekitar Rp400 juta, sekarang habis semua," kata pemuda yang tampak tegar menghadapi musibah tersebut.
Ia menjelaskan dirinya berjualan barang keperluan rumah tangga, khususnya dapur, baik yang berbahan dari besi maupun plastik. Barang yang terbuat dari plastik ludes tak bersisa, sementara yang dari besi juga tidak bisa diselamatkan meskipun masih utuh.
Sulis mengemukakan, kalau satu kios saja kerugian yang dialami pedagang mencapai ratusan juta, maka untuk keseluruhan kerugian yang dialami pedagang diperkirakan mecapai miliaran rupiah. kata Sulis.
Kebakaran yang pertama kali diketahui berasal dari kios di lantai dua itu terjadi sejak Kamis (11/9) malam dan menghanguskan ratusan kios di bagian tengah pasar. Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran, korban dan jumlah kerugian.
Kapolres Bondowoso, Jawa Timur, AKBP M Sabilul Alif mengemukakan bahwa penyabab kebakaran yang meludeskan ratusan kios di Pasar Induk Bondowoso masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik Polri.
"Diperkirakan hari ini tim Labfor Polri akan tiba dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP. (Antara jatim Jum'at 12 Sept 2014 | 11:19 WIB)
Pedagang Jualan di Pinggir Jalan
Dalam kebakaran tersebut, pihak berwajib masih mempelajari penyebab kebakaran pasar, sehingga ratusan kios hangus dilalap si jago merah. Akibat dari kejadian ini, membuat pemilik kios sedih, ludesnya usaha yang selama ini menjadi mata pencaharian pedagang.
Pemerintah daerah setempat, akan segera membangun pasar sementara, agar para pedagang dapat berjualan seperti biasanya. Bupati Bondowoso Amin Said Husni ketika meninjau lokasi pasar yang terbakar menjelaskan, akan segera melakukan identifikasi kerugian para pedagang akibat kebakaran, dan akan segera mencari lokasi untuk membangun pasar sementara, mengingat pasar yang terbakar ini merupakan pasar vital bagi masyarakat.
"Lokasi yang paling memungkinkan untuk dijadikan tempat sementara, yaitu menggunakan jalan didepan pasar, sambil mempelajari kemungkinan-kemungkinan yang lain, untuk lokasi pasar yang tepat," kata Amin.
Amin juga mengimbau kepada semua pihak agar tetap menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan, mengingat jalan tersebut merupakan salah satu jalan poros kota Bondowoso.
"Dengan kebijakan yang dilakukan pemerintah kabupaten ini, hendaknya pedagang maupun pengunjung, menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan, sehingga proses recoveri pasar induk Bondowoso segera dapat ditindak lanjuti," ucap Amin mengakhiri.
Pemerintah daerah setempat, akan segera membangun pasar sementara, agar para pedagang dapat berjualan seperti biasanya. Bupati Bondowoso Amin Said Husni ketika meninjau lokasi pasar yang terbakar menjelaskan, akan segera melakukan identifikasi kerugian para pedagang akibat kebakaran, dan akan segera mencari lokasi untuk membangun pasar sementara, mengingat pasar yang terbakar ini merupakan pasar vital bagi masyarakat.
"Lokasi yang paling memungkinkan untuk dijadikan tempat sementara, yaitu menggunakan jalan didepan pasar, sambil mempelajari kemungkinan-kemungkinan yang lain, untuk lokasi pasar yang tepat," kata Amin.
Amin juga mengimbau kepada semua pihak agar tetap menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan, mengingat jalan tersebut merupakan salah satu jalan poros kota Bondowoso.
"Dengan kebijakan yang dilakukan pemerintah kabupaten ini, hendaknya pedagang maupun pengunjung, menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan, sehingga proses recoveri pasar induk Bondowoso segera dapat ditindak lanjuti," ucap Amin mengakhiri.
