Bondowoso Berhasil Pecahkan Rekor Muri Origami Shinzaken

Pecahkan Rekor Muri Origami Shinzaken

BONDOWOSO, InfoBondowoso.NET - Seni melipat kertas asal Jepang atau origami yang diikuti ribuan siswa PAUD/TK di Bondowoso tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI), Minggu (24/8/2014).

Acara yang digelar di Alun-Alun Ki Bagus Asra Bondowoso, tercatat 6.215 peserta. Mereka berasal dari berbagai sekolah PAUD maupun TK di seluruh wilayah kecamatan di Bondowoso.

Rekor baru pelipatan kertas membentuk kereta tercepat ini merupakan pemecahan rekor pertama didunia. Dan acara ini digelar berkitan dengan hari jadi Kabupaten Bondowoso yang ke 195

"Ini merupakan pencatatan rekor baru yang sebelumnya belum pernah dilakukan, yakni melipat kertas diikuti ribuan anak usia dini," kata Senior Manager MURI Sri Widayati, kepada wartawan di lokasi.

Menurut dia, hingga saat ini di MURI belum pernah mencatat rekor origami dengan jumlah sebanyak itu. "Semoga di Bondowoso ini akan tercatat rekor-rekor lainnya," tandasnya.

Pantauan di lapangan, pada acara yang digelar untuk memeriahkan Hari Jadi Bondowoso (Harjabo) ke-195 tersebut, ribuan anak berusia di bawah 5 tahun itu tampak antusias mengikuti acara, kendati cuaca terik.

Mereka yang masing-masing didampingi orang tua dan gurunya itu sudah memadati alun-alun sejak pagi hari. Bahkan, mereka rela membawa tikar dari rumah untuk alas duduk saat acara.

Saat panitia memberi aba-aba, para siswa langsung mengolah kertas-kertas yang telah disediakan pihak panitia. Dalam hitungan menit, kertas aneka warna itu telah disulap menjadi miniatur kereta api cepat dari Jepang, Shinkanzen.

"Ini untuk menumbuh kembangkan kreativitas anak, terutama untuk usia dini," kata Bupati Bondowoso Amin Said Husni, saat ditemui wartawan di sela acara.

Tentang dipilihnya miniatur kereta api Sinkanzen sebagai pola, bupati menjabat dua periode ini menjawab: "Kereta api cepat ini merupakan moda transportasi masa depan. Jadi filosofinya, agar anak selalu memiliki pola pikir jauh ke depan".