Bawa Bangkai Ayam, Warga Wonosari Tolak Kontrak Ulang Tower BTS
![]() |
| Suasana unjuk rasa menolak keberadaan tower |
BONDOWOSO, InfoBondowoso.NET - Puluhan warga asal dua desa di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso menggelar aksi unjuk rasa menolak keberadaan tower base transceifer station (BTS) salah satu operator, Selasa (26/8/2014).
Dalam aksinya, selain berorasi warga dari Desa Wonosari dan Sumber Kalong tersebut juga menyegel pintu gerbang bangunan. Bahkan, mereka juga membawa seekor bangkai ayam sebagai simbol dampak dari radiasi BTS tersebut.
Mereka menuntut agar kontrak tower tersebut tak diperpanjang lagi. Sebab, selama ini keberadaan tower tersebut telah menciptakan keresahan pada warga sekitar tower setinggi sekitar 75 meter itu.
"Setiap ada angin kencang, warga yang rumahnya ada di bawahnya selalu diliputi rasa waswas. Khawatir roboh," kata Miftahus Surur, koordinator aksi.
Bukan hanya itu saja. Miftahus mengaku, keberadaan BTS yang berada di tengah permukiman warga itu juga dinilai telah menyebabkan rusaknya peralatan elektronik milik warga.
"Dalam setahun saja kadang kami harus beberapa kali ganti televisi karena rusak," tandasnya.
Perpanjangan kontrak tower BTS operator seluler terbesar tersebut merupakan kontrak kali kedua. Sebelumnya, operator telepon seluler itu telah melaksanakan kontrak selama 10 tahun. Rencananya, kontrak tahap kedua itu akan diperpanjang untuk 10 tahun selanjutnya.
Camat Wonosari Gozal Rawan mengaku sudah beberapa kali menggelar pertemuan untuk mediasi antara warga dengan operator pengelola BTS tesebut. Hanya saja, kata dia, masih belum ada titik temu.
"Kami akan segera mempertemukan mereka untuk mencari solusi terbaik. Toh, ini juga untuk kepentingan bersama," pungkas Gozal Rawan.
