Rumah Sakit Dr Koesnadi Bondowoso Punya Dua Spesialis
| Ruang operasi RSD Dr Koesnadi Bondowoso siap melayani penyakit penderita kanker |
BONDOWOSO, InfoBondowoso.NET - Rumah Sakit Daerah (RSD) Dr Koesnadi Bondowoso berusaha melayani masyarakat dengan pelayanan yang prima. Masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan cukup memeriksakan kesehatannya tidak perlu keluar kota. Sebab, RS milik Pemkab Bondowoso itu, telah memiliki dua dokter spesialis bedah Onkologi (kanker), dan spesialis Jantung dan Pembuluh Darah. Kedua dokter spesialis adalah dr Andreas Andriyanto Sp B (K) ONK dan dr Nur Wahyudi SpJP.
Direktur RSD Dr Koesnadi, dr Agus Suwardjito menjelaskan bahwa rumah sakit yang dipimpinnya merupakan satu-satunya RS di wilayah timur Jawa Timur yang memiliki dokter spesialis bedah onkologi (kanker dan tumor). “Jadi kalau ada warga yang menderita sakit tumor atau kanker, cukup berobat ke RSU Dr Koesnadi Bondowoso. Warga tidak perlu ke RS di Surabaya atau Malang,” katanya.
Sedangkan sarana dan prasaranya sudah lengkap. Pasien kanker, katadia, bisa mendapatkan pengobatan atau terapi di RSU Dr Koesnadi. Seperti kemoterapi, baik kemo yang menggunakan obat minum maupun kemo yang menggunakan injeksoi atau infus. Pasien kanker juga mendapatkan layanan rawat jalan dan rawat inap. “Bahkan, pasien akan mendapatkan terapi usai operasi, dan mendapatkan pengawasan khusus dari dokter,” jelasnya.
Selain itu, lanjut dia, bagi warga yang sakit jantung dan pembuluh darah, tidak perlu memeriksakan kesehatannya ke RSU lain di luar Bondowoso. Warga cukup datang ke RSU Dr Koesnadi Bondowoso untuk memeriksakan kesehatan jantungnya.”Kami sudah punya dokter spesialis jantung dan pembukuh darah,” katanya.
Bukan itu saja, di RS dr Koesnadi sudah disiapkan segala sarana dan prasarananya yang diperlukan. Di antaranya, ruangan ICCU dan ruang perawatan jantung, treadmill, echo kardiologi (USG jantung) dan lainnya. “Bahkan bagi pasien yang memiliki kartu BPJS, bisa dilayani dengan gratis,” katanya.
Oleh sebab itu, dr Agus Suwardjito mengimbau kepada warga di Bondowoso, untuk segera memiliki kartu BPJS agar mendapatkan pelayanan kesehatan di RSU Dr Koesnadi Bondowoso.
Sementara itu, dr Andreas Andriyanto Jember menjelaskan bahwa di Indonesia tenaga dokter onkolgi masih terbatas jumlahnya, yakni hanya 120 dokter. Sedangkan, di Jawa Timur, keberadaan dokter spesialis onkologi hanya ada di Surabaya, Malang dan Bondowoso. ”Kalau di Malang berjumlah 4 orang, di Surabaya 8 orang. Sedangkan di Bondowoso hanya ada satu spesialis atau ahli bedah onkologi.
Oleh sebab itu, dr Andreas berharap bagi warga Bondowoso dan sekitarnya, yang mengalami sakit kanker dan tumor, cukup berobat ke RSU Dr Koesnadi Bondowoso. Tidak perlu ke RS Surabaya dan RS Malang. ”Karena di eks karesidenan Besuki pengobatan kanker dan tumor hanya ada di RS Dr Koesnadi Bondowoso.” katanya.
Dr Andreas mengatakan, selama menangani pasien kanker dan tumor, kebanyakan adalah kanker payudara, disusul dengan kanker gondok. ”Dua jenis kanker ini mendominasi. Mereka berasal dari Bondowoso, Jember, Situbondo, Banyuwangi,” katanya.
Selain itu, kata dr Andreas, pihaknya juga melayani operasi kanker dan kemoterapi. Sehingga, bagi pasien yang mengalami sakit kanker, baik yang kanker tingkat dini hingga stadium lanjut, cukup berobat ke Bondowoso saja.
Jawa Pos (14/04/2014)