501 Peserta Di Bondowoso Ikuti Unas Paket C
| Sejumlah peserta ujian nasional kejar paket C tampak serius mengerjakan soal di SD Nangkaan 1 |
BONDOWOSO, InfoBondowoso.NET - Ujian nasional (unas) tidak hanya dijalani oleh ribuan pelajar SMA/SMK sederajat di Bondowoso. Kegiatan unas juga dijalani oleh sekitar 501 peserta kejar paket C (setara SMA), Senin kemarin siang (14/4). Ujian kejar paket C yang dikenal dengan sebutan UNPK atau Ujian Nasional Paket Kesetaraan itu dilaksanakan di 19 kecamatan yang ada di Bondowoso.
“Para peserta ujian kejar paket C ini menjalani ujian nasional di sekolah dasar dan madrasah yang tersebar di 19 kecamatan di Bondowoso,” ungkap Dr Burhan Miftah, Kabid Pendidikan Non Formal (PNF) Dinas Pendidikan (Dispendik) Bondowoso kepada Jawa Pos Radar Jember.
Menurut Burhan, peserta Unas PK sudah menjalani proses kegiatan belajar mengajar (KBM) selama tiga tahun di desa dan kecamatan masing-masing. ”Saat inilah mereka menjalani ujian nasional untuk mendapatkan ijazah yang setara ijazah SMA,” katanya.
Hari pertama Unas PK, mereka mengerjakan mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Geografi. Hari kedua, akan mengerjakan mata pelajaran PKN, Matematika dan Sosiologi. Sedangkan hari ketiga mengerjakan Bahasa Inggris dan Ekonomi. “Tentu, saya berharap peserta UNPK Paket C bisa lulus seratus persen,” katanya.
Namun dari pengalaman tahun sebelumnya, tidak sedikit peserta ujian kejar paket C yang tidak lulus. ”Tetapi, saya sangat berharap, peserta ujian kejar paket C tahun 2014 ini, bisa lulus semua. Dan, mereka bisa mendapatkan ijazah kejar paket C setara SMA,” katanya.
Dari pengamatan Jawa Pos Radar Jember, usia peserta UNPK Kejar Paket C adalah usia produktif. Mulai dari usia 20 tahun hingga 45 tahun. Mereka tampak serius dalam mengerjakan soal ujian nasional. Bahkan, para peserta yang mengikuti ujian itu berharap lulus dan mendapatkan ijazah. ”Sehingga saya bisa melamar pekerjaan karena saya punya ijazah,” kata salah seorang peserta.
Ijazah paket C tersebut akan digunakan untuk mencalonkan diri menjadi kepala desa. “Kalau saya setelah mendapatkan ijazah kejar paket C maka saya ingin maju menjadi salah satu calon kepala desa di desa saya,” kata peserta Unas PK lainnya.
Jawa Pos (15/04/2014)