Warga Desa Pancoran, Nyaris Tewas Dihakimi Warga
BONDOWOSO, InfoBondowoso.NET - Aksi main hakim sendiri menimpa seorang pria bernama Haryanto (22), warga Desa Pancoran, Kecamatan Bondowoso. Diduga akan melakukan aksi kejahatan, ia nyaris tewas menjadi sasaran amuk massa di Desa Koncer Kidul, Kecamatan Tenggarang, Jumat (21/3/2014).
Beruntung, nyawanya dapat segera diselamatkan setelah polisi datang ke lokasi kejadian beberapa saat kemudian. Namun sepeda motor yang dikendarai hangus dibakar massa. Sementara korban langsung diamankan ke kantor polisi, setelah sebelumnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian itu berawal saat korban berjalan mengendap-endap di tengah perkampungan padat penduduk. Merasa curiga atas tindak-tanduknya, sejumlah warga lantas menangkapnya. Dia juga langsung diinterograsi.
Karena dinilai selalu berbelit saat diinterograsi serta tak dapat menunjukkan identitas warga yang sudah tidak sabar lalu menghajarnya hingga babak belur. Tindakan main hakim sendiri baru berhenti setelah polisi datang. Pria itu langsung diamankan ke Mapolres Bondowoso.
"Kami masih memintai keterangan warga yang mengetahui kronologi kejadian itu," ungkap Kasat Reskrim Polres Bondowoso AKP Mulyono, saat ditemui wartawan di kantornya.
Menurut dia, selain memintai keterangan sejumlah warga, pihaknya juga memanggil kepala desa setempat untuk menjelaskan mula kejadiannya. "Yang bersangkutan masih kami periksa secara intensif," tandas Mulyono. (Ichuk W/JU03)
Sumber
Beruntung, nyawanya dapat segera diselamatkan setelah polisi datang ke lokasi kejadian beberapa saat kemudian. Namun sepeda motor yang dikendarai hangus dibakar massa. Sementara korban langsung diamankan ke kantor polisi, setelah sebelumnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian itu berawal saat korban berjalan mengendap-endap di tengah perkampungan padat penduduk. Merasa curiga atas tindak-tanduknya, sejumlah warga lantas menangkapnya. Dia juga langsung diinterograsi.
Karena dinilai selalu berbelit saat diinterograsi serta tak dapat menunjukkan identitas warga yang sudah tidak sabar lalu menghajarnya hingga babak belur. Tindakan main hakim sendiri baru berhenti setelah polisi datang. Pria itu langsung diamankan ke Mapolres Bondowoso.
"Kami masih memintai keterangan warga yang mengetahui kronologi kejadian itu," ungkap Kasat Reskrim Polres Bondowoso AKP Mulyono, saat ditemui wartawan di kantornya.
Menurut dia, selain memintai keterangan sejumlah warga, pihaknya juga memanggil kepala desa setempat untuk menjelaskan mula kejadiannya. "Yang bersangkutan masih kami periksa secara intensif," tandas Mulyono. (Ichuk W/JU03)
Sumber
