Tiap Sabtu, Polres Bondowoso Cangkruk Bareng Masyarakat
![]() |
| Kapolres Bondowoso AKBP Sabilul Alif cangkrukan dengan masyarakat demi tercipta lingkungan yang aman dan kondusif |
BONDOWOSO, InfoBondowoso.NET – Tidak hanya blusukan masjid tiap hari Jumat (Pos Khidmat), Kapolres Bondowoso AKBP Sabilul Alif juga mengadakan program POS SAGITA (Polisi Sabtu Sinergi dan Kemitraan dengan Masyarakat).
“Program ini dilaksanakan setiap hari Sabtu, yaitu berupa sambang dan cangkruk dengan masyarakat di Kabupaten Bondowoso. Hari Sabtu yang biasanya menjadi hari libur bagi anggota Polres Bondowoso, dimanfaatkan untuk membangun sinergisitas Polres Bondowoso dengan masyarakat,” ujar alumni Akpol 96 ini, Sabtu (8/3/2014).
Menurut mantan Kepala SPKT Polda Jatim ini, teknis pelaksaan program, ini dimulai dengan apel pada pukul 07.00 WIB yang dipimpin oleh Kapolres untuk menyampaikan petunjuk dan arahan kepada anggota yang bertugas terjun ke masyarakat. Setelah itu anggota langsung menyebar membaur bersama warga dalam rangka kemitraan polisi dengan masyarakat (Polmas).
“Setiap regu terdiri dari sepuluh anggota. Regu tersebut kemudian datang kepada masyarakat di zona-zona yang telah ditentukan dengan membawa kertas kerja yang berisi informasi tentang Kamtibmas, lalu lintas, anti-narkoba, dan pesan-pesan kamtibmas lainnya,”ujarnya.
Mantan kasat Lantas Polrestabes Surabaya ini menambahkan, kertas kerja yang dibawa anggota juga dilengkapi dengan identitas masyarakat di zona yang didatangi, seperti kondisi geografis, demografis, potensi gangguan kamtibmas, dan sebagainya.
“Pasar, ruko, warung, komunitas masyarakat, dan lembaga masyarakat lainnya, prinsipnya semua tempat kita sapa warganya,dengan harapan Masyarakat yang ditemui oleh anggota dapat memberikan masukan, saran, kritik yang membangun, serta keluhan dan harapannya terkait kamtibmas dan segala hal mengenai kepolisian,” tambahnya.
Masukan, saran, kritik, keluhan dan harapan masyarakat tersebut selanjutnya dikumpulkan dan didistribusikan ke unit/fungsi/satuan yang terkait di Polres Bondowoso. Kemudian pada hari Senin berikutnya masukan, saran, kritik, keluhan dan harapan masyarakat itu dijawab dan ditindaklanjuti oleh masing-masing unit/fungsi/satuan. Dengan demikian Polres Bondowoso akan memiliki input data dan informasi masyarakat sebagai bahan menentukan kebijakan strategis dan solusi berbagai persoalan yang ada terkait tupoksi kepolisian.
Selain itu, masyarakat yang ditemui didata identitas dan nomor kontaknya (HP/telepon) dan dimasukkan database Polres Bondowoso. Mereka kemudian akan dikirimi SMS atau informasi dari Kapolres mengenai kamtibmas. “Masyarakat yang terdaftar dalam database tersebut menjadi mitra polisi, sehingga masyarakat menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan polisi dalam menjaga Kamtibmas di wilayah Polres Bondowoso, khususnya jelang pemilu,”pungkas Sabilul. (wis/abi)
“Program ini dilaksanakan setiap hari Sabtu, yaitu berupa sambang dan cangkruk dengan masyarakat di Kabupaten Bondowoso. Hari Sabtu yang biasanya menjadi hari libur bagi anggota Polres Bondowoso, dimanfaatkan untuk membangun sinergisitas Polres Bondowoso dengan masyarakat,” ujar alumni Akpol 96 ini, Sabtu (8/3/2014).
Menurut mantan Kepala SPKT Polda Jatim ini, teknis pelaksaan program, ini dimulai dengan apel pada pukul 07.00 WIB yang dipimpin oleh Kapolres untuk menyampaikan petunjuk dan arahan kepada anggota yang bertugas terjun ke masyarakat. Setelah itu anggota langsung menyebar membaur bersama warga dalam rangka kemitraan polisi dengan masyarakat (Polmas).
“Setiap regu terdiri dari sepuluh anggota. Regu tersebut kemudian datang kepada masyarakat di zona-zona yang telah ditentukan dengan membawa kertas kerja yang berisi informasi tentang Kamtibmas, lalu lintas, anti-narkoba, dan pesan-pesan kamtibmas lainnya,”ujarnya.
Mantan kasat Lantas Polrestabes Surabaya ini menambahkan, kertas kerja yang dibawa anggota juga dilengkapi dengan identitas masyarakat di zona yang didatangi, seperti kondisi geografis, demografis, potensi gangguan kamtibmas, dan sebagainya.
“Pasar, ruko, warung, komunitas masyarakat, dan lembaga masyarakat lainnya, prinsipnya semua tempat kita sapa warganya,dengan harapan Masyarakat yang ditemui oleh anggota dapat memberikan masukan, saran, kritik yang membangun, serta keluhan dan harapannya terkait kamtibmas dan segala hal mengenai kepolisian,” tambahnya.
Masukan, saran, kritik, keluhan dan harapan masyarakat tersebut selanjutnya dikumpulkan dan didistribusikan ke unit/fungsi/satuan yang terkait di Polres Bondowoso. Kemudian pada hari Senin berikutnya masukan, saran, kritik, keluhan dan harapan masyarakat itu dijawab dan ditindaklanjuti oleh masing-masing unit/fungsi/satuan. Dengan demikian Polres Bondowoso akan memiliki input data dan informasi masyarakat sebagai bahan menentukan kebijakan strategis dan solusi berbagai persoalan yang ada terkait tupoksi kepolisian.
Selain itu, masyarakat yang ditemui didata identitas dan nomor kontaknya (HP/telepon) dan dimasukkan database Polres Bondowoso. Mereka kemudian akan dikirimi SMS atau informasi dari Kapolres mengenai kamtibmas. “Masyarakat yang terdaftar dalam database tersebut menjadi mitra polisi, sehingga masyarakat menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan polisi dalam menjaga Kamtibmas di wilayah Polres Bondowoso, khususnya jelang pemilu,”pungkas Sabilul. (wis/abi)
