Dikira Hendak Mencuri, Orang Gila Babak Belur Dimassa
![]() |
| Toni blank, Ilustrasi |
BONDOWOSO, InfoBondowoso.NET - Disangka hendak mencuri sebuah motor, seorang lelaki yang tak diketahui identitasnya menjadi sasaran amuk massa di Desa Tegalampel, Kecamatan Tegalampel, Selasa (4/3/3014).
Akibatnya, laki-laki yang diperkirakan berusia 30 tahun itu babak belur. Untuk menghindari aksi lebih brutal massa yang tampaknya semakin tak terkendali itu, kepala desa setempat kemudian menyerahkan laki-laki tersebut ke Polsek Tegalampel untuk dilakukan proses penyelidikan.
Mula kejadian itu berawal saat Hermanto (30), warga setempat, merasa curiga dengan gerak-gerik seorang lelaki tak dikenal yang mengitari halaman rumahnya. Pasalnya, saat itu motor Hermanto ada di teras rumahnya.
Kecurigaan Hermanto makin kuat ketika tak lama berselang laki-laki berperawakan ceking tersebut tiba-tiba menghilang. Hermanto kemudian segera memberitahukan ikhwal tersebut ke warga.
Dalam kurun sekejap, ratusan massa sudah berkumpul. Warga kemudian berpencar ke segala penjuru desa untuk mencari keberadaan laki-laki misterius itu. Setelah beberapa jam dicari, mendadak laki-laki itu muncul di jalanan desa dengan santai.
Tak ayal, laki-laki tersebut langsung menjadi sasaran amuk massa yang tampaknya sudah geregetan. Sejumlah bogem dilayangkan ke wajah serta bagian tubuh laki-laki itu. Bukannya kesakitan, laki-laki itu hanya senyum-senyum.
Belakangan diketahui jika laki-laki berpakaian kucel tersebut adalah orang sinting. Sebab, selain tak memiliki selembarpun kartu identitas, saat diajak bicara dia juga hanya tertawa. Bahkan, antara pertanyaan dan jawabannya tidak cocok.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tegalampel Ipda Wagiyo saat dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, dari hasil pemeriksaan sementara kuat dugaan orang itu memang orang gila. Sebab, saat diperiksa pun polisi kesulitan berkomunikasi.
'Kami akan meminta bantuan psikiater untuk mengetahui apakah dia benar-benar gila atau hanya berpura-pura gila," pungkas Wagiyo.
Akibatnya, laki-laki yang diperkirakan berusia 30 tahun itu babak belur. Untuk menghindari aksi lebih brutal massa yang tampaknya semakin tak terkendali itu, kepala desa setempat kemudian menyerahkan laki-laki tersebut ke Polsek Tegalampel untuk dilakukan proses penyelidikan.
Mula kejadian itu berawal saat Hermanto (30), warga setempat, merasa curiga dengan gerak-gerik seorang lelaki tak dikenal yang mengitari halaman rumahnya. Pasalnya, saat itu motor Hermanto ada di teras rumahnya.
Kecurigaan Hermanto makin kuat ketika tak lama berselang laki-laki berperawakan ceking tersebut tiba-tiba menghilang. Hermanto kemudian segera memberitahukan ikhwal tersebut ke warga.
Dalam kurun sekejap, ratusan massa sudah berkumpul. Warga kemudian berpencar ke segala penjuru desa untuk mencari keberadaan laki-laki misterius itu. Setelah beberapa jam dicari, mendadak laki-laki itu muncul di jalanan desa dengan santai.
Tak ayal, laki-laki tersebut langsung menjadi sasaran amuk massa yang tampaknya sudah geregetan. Sejumlah bogem dilayangkan ke wajah serta bagian tubuh laki-laki itu. Bukannya kesakitan, laki-laki itu hanya senyum-senyum.
Belakangan diketahui jika laki-laki berpakaian kucel tersebut adalah orang sinting. Sebab, selain tak memiliki selembarpun kartu identitas, saat diajak bicara dia juga hanya tertawa. Bahkan, antara pertanyaan dan jawabannya tidak cocok.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tegalampel Ipda Wagiyo saat dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, dari hasil pemeriksaan sementara kuat dugaan orang itu memang orang gila. Sebab, saat diperiksa pun polisi kesulitan berkomunikasi.
'Kami akan meminta bantuan psikiater untuk mengetahui apakah dia benar-benar gila atau hanya berpura-pura gila," pungkas Wagiyo.
