Bondowoso Siapkan Dana Bencana Rp 100 M
![]() |
| Foto: whatindonews.com |
Hal itu disampaikan Kepala BNPB, Samsul Ma’arif, usai bertemu dengan Bupati Bondowoso, Amin Said Husni di pendapa bupati, kemarin (18/12).
Menurut Samsul, banjir merupakan bencana terbesar yang banyak terjadi di Indonesia. “Saat ini kami melakukan pengecekan kesiapan daearah-daerah di seluruh Indonesia dalam menghadapi bencana banjir dan tanah longsor,” ujarnya kepada wartawan, kemarin.
Samsul, menambahkan, pihak BNPB jugan telah menyiapkan bantuan alat peralatan logistik bagi daerah yang ada di seluruh daerah di Indonesia, serta bantuan-bantuan lain sesuai dengan pengajuan dari masing-masing daerah. “BNPB juga memetakan daerah rawan bencana yang menjadi prioritas pemantauan termasuk kabupaten bondowoso,” imbuhnya
Di Bondowoso, Samsul juga memberikan bantuan oprasional bencana kepada BPBD sebesar Rp 150 juta. Jika masih kurang, pihaknya akan bantu untuk dana siap pakai sesuai dengan pengajuan.
Di kabupaten yang terkenal dengan produk singkong tape dan tape bakar itu sendiri, sejumlah kawasan berpotensi mengalami bencana tanah longsor dan banjir sekitar 12 kecamatan. Di antaranya Kecamatan Sempol, Prajekan, Klabang, Tapen, Pakem, Binakal, Wingin, Tegal Ampel, Taman Krocok, Curahdami, dan kecamatan kota.
Sumber
Menurut Samsul, banjir merupakan bencana terbesar yang banyak terjadi di Indonesia. “Saat ini kami melakukan pengecekan kesiapan daearah-daerah di seluruh Indonesia dalam menghadapi bencana banjir dan tanah longsor,” ujarnya kepada wartawan, kemarin.
Samsul, menambahkan, pihak BNPB jugan telah menyiapkan bantuan alat peralatan logistik bagi daerah yang ada di seluruh daerah di Indonesia, serta bantuan-bantuan lain sesuai dengan pengajuan dari masing-masing daerah. “BNPB juga memetakan daerah rawan bencana yang menjadi prioritas pemantauan termasuk kabupaten bondowoso,” imbuhnya
Di Bondowoso, Samsul juga memberikan bantuan oprasional bencana kepada BPBD sebesar Rp 150 juta. Jika masih kurang, pihaknya akan bantu untuk dana siap pakai sesuai dengan pengajuan.
Di kabupaten yang terkenal dengan produk singkong tape dan tape bakar itu sendiri, sejumlah kawasan berpotensi mengalami bencana tanah longsor dan banjir sekitar 12 kecamatan. Di antaranya Kecamatan Sempol, Prajekan, Klabang, Tapen, Pakem, Binakal, Wingin, Tegal Ampel, Taman Krocok, Curahdami, dan kecamatan kota.
Sumber
