Musim Hujan, Bondowoso Waspadai DB

foto: infoaktual.net

Bondowoso - Kasus Demam Berdarah terus di temukan di Kab. Bondowoso. Data dinas kesehatan penderita DB meningkat hingga 100% di banding tahun 2012. Arif Sudibyo, Kabid pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan (P2PL) Dinkes mengatakan 5 Bulan terahir sekitar Juli - Agustus, September dan November 2013, ada total 402 kasus DB.

"Tiga di antaranya meninggal. Ada 3 orang meninggal akibat DB, tahun ini ada kecendrungan meningkat," ujar Kadinkes Bondowoso, dr. Imron. Dijelaskan sepenjang tahun 2012 ada 163 penderita DB dan 5 diantaranya meninggal, "memang ada peningkatan dari tahun lalu," terangnya.

Menurutnya, salah satu faktor tinginya penderita DB karena musim hujan datang sehingga memberi kesempatan nyamuk Adies Agepty berkembang baik. Untuk itu, Dinkes Aktif melakukan pencegahan DB diantanranya dengan mengaktifkan kembali juru pemantau jentik (jumantik) di setiap desa, memberi penyuluhan kepada masyarakat arti penting pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan melakukan penyelidikan epidemiologi di tempat yang diduga banyak jentik nyamuk.

''Kemudian kami akan melakukan surve jentik, untuk mendukung dilakukannya foging di area 200 meter kanan kiri dari lokasi penderita DB, ''ungkap dr. Imron.

Dinkes menghimbaui kepada masyarakat bondowoso melakukan gerakan kebersihan dilingkungan masing-masing terutama 3M: Menguras, mengubur, dan menutup sarang nyamuk. Kami minta masyarakat melapor ke pukesmas terdekat bila menemukan kasus DB agar segera mendapat penanganan dan pemberantasan nyamuk," pungkas dr. Imron.


Sumber