Pupuk Organik Dongkrak Hasil Pertanian

Foto: bayamorganik.blogspot.com
Bondowoso - Pupuk organik semakin diminati sejumlah petani sayur yang pusat penjualannya ada di Desa Lombok Kulon, Kecamatan Wonosari. Puluhan petani yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani itu lebih memilih pupuk organik karena lebih hemat biaya dibanding pupuk kimia. Mulyono, petani sayur mengatakan pupuk organik harganya jauh lebih murah dibandingkan pupuk kimia. Dan hasil panen sayurnya lebih diminati konsumen. 

"Harga sayur dengan menggunakan pupuk organic lebih mahal harganya dari pada memakai pupuk yang dibuat dari bahan kimia, bahkan bisa mendapat penghasilan dua kali lipat," ujar Mulyono. Menurutnya, seperti sayur Brokoli disaat pihaknya menggunakan pupuk yang mengandung bahan kimia harganya hanya mencapai Rp 5 ribu perkilo gramnya, sedangkan disaat menggunakan pupuk organik harganya melonjak hingga mencapai Rp. 15 ribu per Kg.

"Tanaman yang menggunakan pupuk organic lebih besar dan tahan lama, sehingga hasil panen sayur kami
sudah menembus pasar antar kota," imbuh pria yang bertahun-tahun menekuni pertanian sayur.
Ditambahkan, meskipun sayur yang dihasilkan belum dapat sertifikat dari Pemkab Bondowoso, namun dia
mampu menarik peminat konsumen dari luar kota, seperti Jember, Malang, dan Surabaya.
"Saat ini kai masih menunggu proses sertifikat dari pemerintah bondowoso, sebab kami mempunyai
keinginan bondowoso menjadi pelopor utama dalam usaha tani sayur organik, dan kami mengembangkan ini
mulai tahun 2010" pungkasnya