Pemberdayaan Masyarakat, Disnakertrans Bekerja Sama dengan Diskoperindag

Foto: Ilustrasi Google
Bondowoso - Setiap tahun lulusan SMA sederajat menambah jumlah angka pengangguran di Bondowoso. Upaya pemkab untuk mengurangi pengangguran itu adalah dengan gencar memberikan informasi lowongan kerja baik di daerah, luar daerah maupun luar negeri. Untuk itu Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bondowoso bekerja sama dengan Diskoperindag dalam membimbing dan membina masyarakat yang mendapat pelatihan kewirausahaan dari Disnakertrans. Hal itu dilakukan untuk mengurangi angka pengangguran dan memberdayakan masyarakat usia produktif.

Bidang pelatihan yang diberikan Disnakertrans disesuaikan dengan kebutuhan SDM dan SDA, seperti menjahit, pangkas rambut, pembuatan aneka kerupuk, mebel, bengkel dan sebagainya. Setelah mendapat pelatihan, diharapkan masyarakat termotivasi untuk membuka usaha. Dengan dibekali bantuan peralatan dan uang saku, selama 6 bulan mereka yang sudah membuka usaha akan dibimbing dan diberikan pembinaan.

Menurut Abd. Salam, Kasie Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Disnakertrans Bondowoso, untuk mengoptimalkan pemberdayaan masyarakat berwirausaha, Disnaker bekerja sama dengan Diskoperindag, dengan memberikan bantuan peralatan yang menunjang usaha mereka agar tetap berkembang.

"Masyarakat yang sudah berkembang usahanya, lama-lama peralatan bantuannya, misal seperti mesin jahit, lama-lama akan rusak dan aus. Mereka akan laporan dan minta peralatan baru, itu kita bekerja sama dengan Diskoperindag untuk memfasilitasi mereka." ungkap Abd. Salam.

Abd. Salam menambahkan, jika masyarakat yang sudah berhasil mengembangkan usahanya secara mandiri, nantinya mereka akan diikutkan pelatihan wirausaha di tingkat provinsi agar semakin termotivasi untuk mengembangkan usahanya. (ib)