Berkas Administrasi Bacakades Diverifikasi
BONDOWOSO - Tahapan Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak terus berjalan. Hingga kemarin, tahapan Pilkades sudah mencapai verifikasi administrasi. Setidaknya 600 orang bakal calon kepala desa (Bacakades) Bondowoso mulai mulai menyerahkan berkasnya kemarin (16/4) di aula Bapeda Bondowoso. Verifikasi tersebut akan berlangsung hingga 23 April mendatang.
Kepala Bagian Pemerintahan Pemkab Bondowoso Aries Agung Sungkowo mengatakan, dalam verifikasi administasi ini terdapat 17 item yang harus dipenuhi oleh Bacakades. Dari 17 item tersebut, terdapat hal penting adalah ijazah, surat keterangan sehat, bebas narkotika dan HIV/AIDS yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Dr Koeswandi.
Selain itu, ada juga administrasi lainnya berupa surat yang dikeluarkan Asisten Pemerintahan dan Kesra, serta kepastian bebas dari hukuman pidana yang dibuktikan oleh surat keterangan dari ketua pengadilan. Selebihnya administrasi terdiri dari foto copy KTP, surat keterangan bukan anggota atau pengurus parpol, termasuk juga pas foto.
Ketika salah satu item itu tidak terpenuhi oleh Bacakades, maka yang bersangkutan tidak bisa lolos di verifikasi administasi. Hal itu menurut Agung sudah disebutkan di Perda dan ditetapkan di UU. "Tidak lengkap, tidak ada toleransi," tegasnya.
Sementara untuk berapa jumlah Bacakades yang tidak lolos verifikasi administasi ini, Agung belum bisa memastikan jumlahnya. Mengingat proses verifikasi belum tuntas secara keseluruhan. Tapi pastinya ada Bacakades yang tidak lolos verifikasi administasi ini. Agar tidak terlalu berjubel saat verifikasi administasi dilakukan, maka panitia kabupaten sudah mengatur jadwal Bacakades yang akan menyerahkan berkas administrasinya. Paling tidak, sehari adalah 100 Bacakades yang terdiri dari dua sampai empat kecamatan.
Jumlah total dari 172 desa yang akan menggelar Pilkades serentak, sedikitnya ada 600 Bacakades yang sudah lolos tes kesehatan sebelumnya dan akan mengikuti seleksi administrasi. Untuk siapa saja yang lolos verifikasi administasi ini, selanjutnya akan diserahkan ke panitia di desa dan selanjutnya diumumkan.
Dia menambahkan, nama-nama Bakades yang lolos verifikasi administasi nantinya akan berlanjut ke tes tulis. Untuk jadwal test tulis berlangsung, Agung belum ditetapkan. Tapi yang jelas verifikasi seperti ini baik administrasi maupun test tulis akan berakhir 13 Mei.
Sementara untuk tempat tes tulis dilakukan secara serentak di tiga lokasi. Yakni, Gor Pelita, Gedung Sababina satu dan dua. Tes tulis, kata Agung, berisikan tiga mata pelajaran. Meliputi, agama, wawasan umum, dan bahasa. Untuk batasan nilai minimum kelulusan seperti Unas tidak ada.
Namun menurutnya, hasil tes tulis akan diklasifikasikan dengan mengunakan sistem rangking. Semisal ada tujuh Bacakades di satu desa, nilai test tulis akan dirangking. Lima besar atau lima tertinggi akan lolos menjadi calon kepala desa (Cakades). Karena dalam aturan telah ditegaskan bahwa jumlah maksimal peserta Pilkades adalah lima orang.
Agung mengungkapkan, siapa yang akan membuat soal dalam tes tulis nanti pihaknya sendiri tidak tahu. "Ini rahasia, saya sendiri tidak tahu," jelasnya. Kemungkinan besar, kata dia, soalnya adalah pilihan berganda. Karena, memakai Lembar Jawaban Komputer (LJK) dalam test tulis.
Terkait dengan pelaksanaan Pilkades serentak, pihaknya masih menunggu penetapan melalui SK Bupati. Keinginan dari panitia sendiri, kata dia, adalah Juni 2015. Sedangkan untuk pelaksanaan masa kampanye akan berlansung enam hari sebelum masa pemilihan berlansung.
- Radar Ijen, 17/04/15 -
